Camat Kodi Utara Beserta Jajaran Lakukan Pembubaran Sementara Pasar Kori

Foto: Camat Kodi Utara Beserta Jajaran Lakukan Pembubaran Sementara Pasar Kori. (Ist)

Kodi Utara (matarajawali.Id)-Camat Kodi Utara, Heribertus D. Hakalolu, S.Sos Bersama Kasie Trantib beserta jajaran melakukan pembubaran sementara Pasar Kori sampai 07 September 2021.(4/09/2021)

Sesuai surat edaran Bupati Sumba Barat Daya Nomor: BU.600/162/53.18/VIII/2021 dan tindaklanjut surat edaran Camat Kodi Utara Nomor: 01/KU/SBD/IX/2021 tentang upaya mengurangi lonjakan jumlah kasus baru Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Varian baru Delta di Kabupaten Sumba Barat Daya, tertanggal 31 Agustus 2021.

Ia menyampaikan kepada masyarakat dan pedagang, penetapan zona bagi Desa dan sampai Kecamatan Kasus Covid-19 di Kabupaten Sumba Barat Daya. Dari 11 Kecamatan, ada 8 Kecamatan dan 28 Desa kasus aktif Covid-19 tertanggal 01 September 2021. Sedangkan khusus untuk se-Kecamatan Kodi Utara dari 21 Desa, ada 4 Desa penetapan zona. Desa Kori (zona merah), Desa Bukambero (zona orange), dan Desa Kalena Rongo dan Desa Mangganipi (zona kuning).

“Pembubaran pasar sementara, banyak masyarakat dan  pedagang yang protes. alasan mereka, kenapa di hari Rabu yang lalu tidak diumumkan, Tim Covid-19 Kecamatan menjelaskan, meingingat surat edaran Bupati Sumba Barat Daya baru dikeluar di hari Rabu Sore yang lalu, sehingga kami tidak berani mengambil suatu keputusan, mengingat belum ada rujukan yang kuat. Sehingga dihari Kamis di keluarkan surat edaran Camat Kodi Utara. Maka hari ini kami melakukan pembubaran untuk sementara sampai tanggal 07 September 2021. Tetapi jika peningkatan terus melonjak, tim Covi-19 dari Kecamatan akan menginformasikan kembali,”ucap Camat Kodi Utara  Heribertus.

Lebih lanjut, solusi sebagai informasi alternatif terhadap masyarakat atau pedagang yang berada di pasar Kori pada umumnya, agar segera membuat Group WhatssAp sehingga ke depan jika ada informasi-informasi yang mendadak tentang Covid-19 maupun persolan lain para pedagang di pasar tersebut, secepat kita bisa saling menginformasi.

Jurnalis:~”Rovyn Tenge”