Perdhaki Sosialisasi Terkait Malaria dan Covid-19 di Desa Pero Batang

Foto: Perdhaki Sosialisasi Terkait Malaria dan Covid-19 di Desa Pero Batang. (Ist)

Sumba Barat Daya (matarajawali.id)- Gerakan Kampung Tanggap Malaria dan Covid-19 Perdhaki SSR PWK Weetabula melakukan sosialisasi di Desa Pero Batang, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD). Kamis, 2 September 2021

Adapun Point-point sosialisasi dari gerakan tanggap malaria dan Covid-19, menurut Hermanus Kondo sebagai Manajer Perdhaki, menyampaikan terkait tentang cara-cara pencegahan Malaria dan Covid-19 dimasa pandemi.

Tujuan dari Gerakan Kampung Tanggap Covid-19 itu sendiri merupakan cara agar mencegah mata rantai penularan Covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan melalui 5 M.

Lanjutnya, untuk gerakan tanggap malaria itu sendiri, merupakan cara agar memutuskan penularanya dengan melakukan penemuan dan pemantauan seperti orang-orang yang positif malaria. Bisa juga melalui diskusi kampung atau penyuluhan kepada masyarakat dari Kader malaria ditingkat Desa. Seperti kebersihan lingkungan atau Bakti Sosial (Baksos) dan pemantauan disetiap Dusun atau Kampung.

” Cara seperti yang dijelaskanĀ  ini juga bisa mengurangi dan memutuskan penularan mata rantai malaria, asal masyarakat dan kita bersama sadar tentang malaria, sedangkan alat yang akan digunakan untuk mendeteksi adalah RDT (Rapid Diagnostik Tes),”kata Hermanus.

Sementara itu, Perdhaki ini memiliki Kader malaria di 25 Desa di empat Kecamatan seperti di Kecamatan Kodi, Kecamatan Kodi Bangedo, Kecamatan Kodi Balaghar, dan Kecamatan Kodi Utara. Untuk desa-desa lain dan Kecamatan akan ada sosialisasi, untuk sementara masih di Desa Pero Batang.

“Program ini bekerjasama dengan Perdhaki dari Jakarta, melalui Perdhaki SSR PWK Weetabula Kabupaten Sumba Barat Daya,” paparnya

Dinas kesehatan SBD dan Bagian lembaga advokasi lain seperti Lembaga Saraphine. Dan program ini di sponsori oleh PT. Sompo Asuransi dari jakarta.

Tanggapan dari Pemerintah Desa Pero Batang, mendukung penuh dengan kegiatan danĀ  program yang dilakukan.

Hal senada dikatakan Kades Pero Batang, Yohanes Radu Kaka, yang paling utama dan yang terutama adalah tentang kebersihan lingkungan masyarakat itu sendiri.

Disamping itu juga menutup sosialisasi, Hermanus memberikan bantuan dari PT. Sompo kepada pemerintah Desa berupa alat cuci tangan.

Jurnalis:~”Rovyn Tenge”

BAGIKAN