Lampung Tengah (Matarajawali.id)-Pembangunan jalan dan pengentasan stunting, menjadi usulan utama masyarakat Kampung Nambah Dadi, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, untuk dilaksanakan di Tahun Anggaran 2024.
Hal itu terungkap dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Kampung (Musrenbangkamp) Tahun Anggaran 2024, Kampung Nambah Dadi, Kecamatan Terbanggi Besar, yang digelar di balai Kampung setempat, Senin (09/10/2023).
Musrenbangkamp tersebut dihadiri oleh Camat Terbanggi Besar yang diwakili oleh Sekretaris Kecamatan Puji Suwarta, Kepala Kampung Nambah Dadi Wagito, Ketua Badan Perwakilan Desa (BPK) Handoyo, Bhabinkamtibmas, ibu-ibu PKK, tokoh masyarakat, tokoh agama, aparatur dan pamong Kampung Nambah Dadi.
Kepala Kampung Nambah Dadi, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, Wagito, didampingi Kepala Dusun III Eko Susanto, kepada media ini mengatakan, pembangunan fisik Tahun 2024 yang diusulkan masyarakat adalah jalan ketahanan pangan yang ada di Dusun II. “Karena sifatnya urgen, sekitar 700 meter jalan ketahanan pangan,” jelasnya.
Dia melanjutkan, permintaan masyarakat lainnya adalah jogging track, untuk mengantisipasi anak-anak muda biar tidak (joging) dijalan raya. Kalau dijalan raya takutnya terjadi yang tidak diinginkan. Masyarakat ini mengharapkan lapangan kalau pagi dan sore untuk olahraga keliling lapangan tidak harus dijalan.
Dia melanjutkan, usulan masyarakat untuk program non fisik yang diusulkan adalah pengentasan stunting. Tambahan gizi ibu-ibu hamil, bantuan benih. Itu yang direncanakan.
“Belum banyak usulan yang masuk. Yang masuk paling beberapa, ini baru urun rembuk belum ada penetapan,” ucapnya.
Ditanya apa harapannya kepada masyarakat Kampung Nambah Dadi? Wagito mengatakan masyarakat diminta untuk bersabar. Karena Kampung Nambah Dadi ini luas. Untuk Pembangunannya butuh duit, dan sambal bergotong royong.
“Masyarakatnya diharap mau membantu pemerintah kampung agar Kampung Nambah Dadi bertambah maju,” pungkasnya.
Ketua Badan Perwakilan Kampung (BPK) Kampung Nambah Dadi, Handoyo, mengatakan, masyarakat cukup antusian dengan adanya Musrenbang ini. Karena mengharapkan Kampung Nambah Dadi bisa bertambah maju.
Dia melanjutkan, usulan masyarakat dalam Musrenbang Tahun 2024 ini terutama adalah pembangunan fisik berupa jalan. Untuk kegiatan non fisik masyarakat mengusulkan bidang Pendidikan dan pengentasan stunting.
Ditanya apa harapannya kepada Pemerintah Kampung Nambah Dadi? Handoyo mengatakan dia berharap bisa lebih baik lagi. Karena masyarakat menginginkan pembangunan bisa merata, dan bisa merasakan pembangunan kampung. (Willy Dirgantara).







