
Tulang Bawang (matarajawali.id) – Ketua Persatuan Wartawan Media Online Indonesia, Urip Andika angkat bicara terkait dengan dana publikasi yang semulanya di anggrkan Rp 6,6 meliar menjadi Rp1,6 meliar , senen 10/09/2023.
Menurut Urip Andika yang di konfirmasi di kantor sekretariat Pw- moi di menggala mengatakan, keterbukaan informasi dan komunikasi, di Pemkab Tulang Bawang sudah mulai pupus di telan bumi,salah satu contohnya dana publikasi untuk media yang telah di Anggrkan samapai sekarang tidak ada kejelasan, saya berharap kepada pemkab Tulang Bawang dalam hal ini, PJ. Bupati Tulang Bawang Qudratul Ikhwan agar bisa memberi titik terang terkait hal dana tersebut.
Lanjut Urip Andika, maka dari itu saya sangat Apresiasi sekali semua ketua Forum dengan lahirnya Forum lintas Lembaga pers (Forliga), dan Kami PW – MOI, ikut bergabung di forum ini, Kompak dan Solid demi keberlansungan insan pers yang ada di Tulang Bawang, kami berharap kepada instansi yang terkait, DPRD kabupaten Bawang seharusnya pro Aktif dalam maslah ini, kayaknya belum bangun dari tidur nya??, apa sedang bermimpi??, dan juga Aparat penegak Hukum ( APH),agar supaya mengusut tuntas dana yang ada di Kominfo tersebut,,” tuturnya
Masih urip Andika dengan tegas menyampaikan, Kominfo Kabupaten Tulang Bawang yang di bawah pimpinan Pj. Bupati Qudrotul Ikhwan, soal anggaran yang mulanya 6,6 menjadi 1,6 ini tolong jelaskan secara transparan, kalaw ada perubahan dianggaran tersebut, mohon kami di beri tahu, seperti apa perubahnya,ini uang diperuntukkan untukn Kami ,Insan pers,kami harus tahu dong, tambahnya sambil menggelengkan kepalanya”, ungkapnya. (Red)






