Kesenian Tradisional Gunungkidul Menyentuh Hati KPH Purbodiningrat

Foto: Kesenian Tradisional Gunungkidul Menyentuh Hati KPH Purbodiningrat. (Bachtiar)

JOGJA (matarajawali.id) — Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Purbodiningrat, Salah satu anggota keluarga Kraton Yogyakarta dan sekaligus anggota Komisi A DPRD DIY pada Minggu (20/08/2023) mengunjungi untuk menyaksikan gelar budaya di Padukuhan Sawur, Kalurahan Sawahan, Ponjong, Gunungkidul.

Kanjeng Purbo juga sempat berbincang dengan warga setempat, yang telah menyambut hangat kedatangannya. Bahkan dengan antusias langsung menyaksikan dan mengagumi saat kesenian yang disuguhkan oleh warga Sawur. Sebab meski berada di pelosok wilayah, seni budaya yang ditampilkan begitu hidup.

“Kesenian di sini sangat gumregah (membanggakan), ada begitu banyak aktivitas seni yang masyarakat telah lakukan,” kata Kanjeng Purbo.

Kanjeng Purbo pun sangat tertarik dengan keberadaan kelompok seni di Sawur, sebab ada upaya dari warga setempat untuk terus menjaga kelestariannya. Setidaknya di padukuhan Sawur ini ada 3 kelompok, mulai dari kelompok pria, wanita, hingga anak-anak. Menurut Kanjeng Purbo, adanya kelompok seni anak-anak menandakan warga Sawur menyadari pentingnya regenerasi dalam kesenian.

“Jadi dengan keberadaannya seni lokal ini, dapat tetap terjaga hingga di masa mendatang,” ujar Kanjeng Purbo.

Kanjeng Purbo menilai kesenian warga Sawur perlu terus mendapat dukungan agar bisa terfasilitasi, khususnya berasal dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul hingga Pemda DIY. Harapannya agar para warga setempat tetap bersemangat dalam melestarikan seni budaya lokal. Sebab kesenian menjadi bagian dari akar peradaban suatu masyarakat.

“Jangan sampai kesenian seperti ini hilang ditelan zaman,” Imbuh Kanjeng Purbo.

Suwarto, Lurah Sawahan, mengaku sangat terharu dan bangga. Sebab dirinya tidak menyangka ada anggota keluarga Keraton Yogyakarta yang berkenan datang langsung ke wilayahnya. Mengingat padukuhan Sawur ini terbilang cukup jauh dari Wonosari, Apalagi Kota Yogyakarta . Tepatnya lokasinya berada di wilayah pegunungan yang berbatasan dengan Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

“Kami senang sekali bisa dikunjungi beliau, yang juga menyaksikan secara langsung kesenian di sini,” jelas Suwarto dengan penuh semangat. (Bachtiar)

BAGIKAN