Kondisi Kritis! Warga Jogja Disarankan Tak Bakar Sampah untuk Cegah Kebakaran Lahan

Foto: Kondisi Kritis! Warga Jogja Disarankan Tak Bakar Sampah untuk Cegah Kebakaran Lahan. (Bahctiar)

JOGJA (matarajawali.id) — Rudi Firdaus, Kepala Bidang Operasional Penanggulangan Kebakaran Damkarmat Jogja, pada hari ini (Selasa. 1/8/2023) mengimbau kepada warga masyarakat Yogyakarta untuk tidak lagi membakar sampah selama penutupan TPA Piyungan. Sebab tindakan membakar sampah tersebut dikhawatirkan bakal memperluas kebakaran lahan karena api yang tertiup angin.

“Yang pertama kami antisipasi justru pemicunya adalah api yang berasal dari pembakaran sampah, sehingga kami berkoordinasi dengan wilayah supaya masyarakat bertindak sesuai aturan, dilarang membakar sampah,” kata Rudi.

Terlebih lagi, menurut Rudi, musim kemarau pada tahun ini kemungkinan akan berlangsung lebih panjang dari sebelumnya. Namun masih banyak warga masyarakat yang sulit untuk diajak kerja sama agar tidak membakar sampah secara sembarangan.,Bahkan, baru-baru ini pun lahan kosong di sekitar JEC terbakar akibat tindakan masyarakat yang membakar sampah.

“Karena musim kemarau sekarang ini kami mewaspadai angin kencang, ketika terjadi kebakaran lahan maka akan cepat menyebar,” lanjut Rudi.

Rudi juga menyampaikan bahwa data pada bulan ini saja menunjukkan bahwa terjadi peningkatan insiden kebakaran di Kota Jogja. Total hingga saat ini ada sebanyak delapan insiden atau rata-rata dua kali kejadian dalam seminggu dan terbanyak adalah kebakaran lahan akibat membakar sampah. Untuk itu pihaknya mengajak masyarakat untuk lebih waspada saat membakar sampah.

“Kalau terpaksa ada pembakaran sampah dipastikan lokasnya aman dan sampah yang dibakarnya steril atau tidak ada bahan-bahan disekitar yang mudah terbakar, sehingga tidak merembet atau jauh dari pemukiman dan yang terpenting jangan ditinggal,” papar Rudi.

Di sisi lain pihaknya juga mengajak serta para sukarelawan kebakaran (redkar) untuk meningkatkan pengawasan di wilayah masing-masing. Redkar merupakan ujung tombak mitigasi kebakaran di setiap wilayahnya, diajak untuk berkoordinasi dengan pihaknya guna mencegah insiden kebakaran.

” kami minta Redkar untuk selalu standby dan segera memberitahukan kepada kami serta segera berupaya melakukan pemadaman dini saat kebakaran terjadi,” imbuh Rudi singkat. (Bachtiar)

BAGIKAN