Lampung Tengah (Matarajawali.id)- Keluarga Besar Sumatera Barat (KBSB) Komisariat Kecamatan Terbanggi Besar, mengadakan musyawarah tentang kegiatan Pemuda KBSB setempat. Di akhir musyawarah disepakati 5 poin keputusan.
Musyawarah tersebut dihadiri oleh Ketua KBSB Kabupaten Lampung Tengah Yos Devera, S.Pd, MM, Ketua KBSB Komisariat Kecamatan Terbanggi Besar Drs. H. Hatriopar, MM, sejumlah Ketua Jurai KBSB, ninik mamak, Penasehat dan Pembina KBSB, para Pemuda KBSB dan pengurus serta warga KBSB lainnya.
Dalam acara musyawarah dengan agenda membahas persiapan kegiatan Pemuda KBSB Komisariat Kecamatan Terbanggi Besar itu, dipandu oleh H. Canggih sebagai moderator.
Musyawarah berlangsung di Gedung Sekretariat KBSB Komisariat Kecamatan Terbanggi Besar, Lingkungan II, Kelurahan Bandar Jaya Barat, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, Minggu malam (28/05/2023).
Musyawarah dibuka oleh H. Canggih selaku moderator, yang dilanjutkan penyampaian program kegiatan Kepemudaan KBSB Komisariat Kecamatah Terbaggi Besar, oleh Ketua Pemuda KBSB, On Syaiful.
Warga KBSB lainnya, Edi bohlam, menyampaikan saran, agar silat padang menjadi program kepemudaan KBSB. Dengan mendatangkan pelatih profesional. Kesenian lainnya seperti tari tarian menyusul menjadi program kepemudaan.
“Disitulah perlu biaya, maka kita-kita semua inilah yang memikirkan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua KBSB Komisariat Kecamatan Terbanggi Besar Hatriopar dalam sambutannya mengatakan, selama periode 2 tahun kami menjadi ketua, baru kali ini ada pertemuan membahas kegiatan pemuda. Dia meyakinkan, siapapun orangnya, apapun jurainya, kegiatan apapun kami suport.
“Apapun kegiatannya, asal positif, kami support. Baik kegiatannya, pendanaannya, kami suport,” tegasnya.
Dia melanjutkan, belum lama ini kami dukung kegiatan sanggar seni minang. Tidak mungkin kegiatan itu sempurna. Yantg penting pemuda menyalurkan kegiatan itu dengan baik.
Masih kata dia, perlu juga kami sampaikan bahwa dana KBSB masih mengalir walaupun sedikit. Tapi kami tidak gegabah mengeluarkan.
“Kami jaga uang itu, misal untuk pengajian kami keluarkan. Yang penting layak dikeluarkan,” ujarnya.
Terkait kegiatan kepemudaan H. Hatriopar mengatakan agar melanjutkan. Persoalan pendanaan dibicarakan kemudian.
Ketua KBSB Kabupaten Lampung Tengah, Yos Devera dalam sambutannya mengatakan, alhamdulilah sejak saya dilantik, organisasi ini sudah ada progres positif. Khususnya saya lihat di bidang kepemudaan.
Dia melanjutkan, di organisasi kita ini, sudah setahun saya perhatikan (kegiatan pemuda) sudah mulai berjalan terus.
“Saya yakin dibawah kepemimpinan Uda On, pemuda KBSB akan semakin aktif,” ujarnya.
Untuk seni musik, sudah dimusyawarahkan dan disepakati, konsep proposal itu saya yakin adalah program yang sangat baik dan nilai asetnya sangat besar. Sarana dan prasarana yang kita miliki dipertahankan sebagai aset.
“Jangan sampai ada perpecahan. Karena sarana dan prasarana itu untuk mempersatukan,” imbuhnya.
Kami dari KBSB Kabupaten Lampung Tengah hanya bisa mensuport, tambahnya.
Masih kata Yos Devera, mudah-mudah ini awal baik untuk memicu semangat pemuda. Perlu pemahaman kepada orang-orang tua, selain untuk memelihara kebudayaan kita, kalau ada event-event prestasi kejuaraan kita akan ikut serta.
“Prestasi (pemuda) akan kita kembangkan, karena ini menyangkut nama naik organisasi,” ucapnya.
Yos Devera berharap, semua yang diprogramkan bermanfaat untuk kita semua. Dan ada nilai kewirausahaannya.
“Kami dari KBSB Kabupaten Lampung Tengah sangat mensuport kegiatan pemuda sepenuhnya. Tapi tidak secara instan,” tandasnya.
Musyawarah berlanjut dengan penyampaian pendapat dari Ketua Jurai Persatuan Keluarga Padang Pariaman (PKDP) Hi.Acil. Dihadapan hadirin, dia menyatakan mendukung kegiatan Pemuda KBSB selama kegiatan tersebut positif.
“Harapan saya kepada pemuda-pemuda kita dan ketua-ketua Jurai, ajaklah anak-anaknya (ikut kegiatah pemuda). Masalah tekhnis pembiayaan akan kita bahas,” ujarnya.
Ketua Jurai Ikatan Keluarga Maninjau (IKM) Muhamad Gandhi menyampaikan pendapatnya, bahwa dia bangga pemuda KBSB aktif dalam kegiatan diluar kegiatan seremonial. Dia meyakini dengan managen dan program yang baik, kegiatan tersebut bisa tercapai tujuannya.
“Karena kegiatan tersebut lebih mempererat Warga KBSB yang sudah terkotak-kotak oleh jurai-jurai,” uxapnya.
Lanjutnya, sehingga antar jurai bisa lebih erat lagi dalam persaudaraan dan bantu membantu. Yang diprakarsai oleh KBSB, baik KBSB Kabupaten maupun KBSB Komisariat.
Saran dan suport disampaikan oleh ketua Jurai Sulit Air Seoakat (SAS), jurai ikatan Keluarga Tanah Datar (IKTD), Jurai Matur Saiyo, ustad Hartono, ketua RT Herizal, Syamsudin selaku ninik mamak KBSB, penasehat KBSB Sopanudin, warga KBSB Helmi, dan Ilmawan mewakili Pemuda KBSB.
Musyawarah ditutup dengan kesimpulan musyawarah yang disebutkan oleh Ketua KBSB Komisariat Kecamatan Terbanggi Besar, Hi. Hatriopar. Adapun poin kesepakatan dalam musyawarah tersebut yakni pertama, semua peserta yang hadir sepakat mendukung organisasi pencak silat.
Kedua, tempat latihan pencak silat di gedung KBSB Komisariat Kecamatan Terbanggi Besar. Ketiga, KBSB Kabupaten Lampung Tengah menjadi tempat bersandar. Keempat, akan dibentuk struktur kepengurusan organisasi pencak silat.
Kelima, pengurus organisasi pencak silat akan bertanggungjawab tentang managemen keuangan, managemen pelatihan, dan sarana prasarana. Kemudian akan dilaporkan kepada KBSB Komisariat dan Kabupaten. (Willy Dirgantara)







