Metro (matarajawali.id)– Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) kembali menggelar Pasar Tani Agroceria. Itu menyusul beberapa bahan pokok yang terpantau naik di sejumlah pasar tradisional.
Pasar Tani Agroceria tersebut berlokasi di Halaman Kantor DKP3 Kota Metro berlangsung pada, Jumat (06/01/2023) sejak pukul 06.30 hingga pukul 10.00 WIB.
Terpantau ratusan masyarakat mendatangi Pasar Tani tersebut, bagaimana tidak harga yang diberikan jauh dibawah harga pasar.
Demikian diungkapkan Ketua Paguyuban Pasar Tani Agroceria, Muhammad Asroni saat dikonfirmasi dilokasi pasar. Dirinya menjelaskan ini merupakan upaya pencegahan Inflasi, dimana semenjak menjelang pergantian tahun hingga paska pergantian tahun ini beberapa komoditas pasar terpantau mengalami kenaikan harga.
Menurutnya, ini dilakukan untuk membantu masyarakat untuk mendapatkan komoditas pasar dengan harga yang terjangkau.
Dikatakannya, Pasar Tani Agroceria ini merupakan gelaran pertama yang dilakukan di tahun 2023 ini.
“Jadi, ini yang pertama nantinya kita akan lakukan lagi, karna kan kita dalam sebulan melakukan ini sebanyak 2 sampai 3 kali tergantung kondisi pasar,” ujarnya.
Kemudian, dirinya menyampaikan masyarakat terlihat sangat antusias untu mendatangi pasar ini, pasalnya harga yang diberikan lebih murah.
“Iya ramai tadi ya ibu-ibu pada datang, disini juga lebih murah, karena kita langsung temukan pembeli dengan petaninya,” bebernya.
Sementara, Ria salah satu pengunjung warga kelurahan Yosodadi mengungkapkan, rasa senangnya dengan diadakannya Pasar Tani Agroceria. Lantaran harga yang diperjual belikan cukup murah.
“Ini sangat membantu ya, apalagi harga dipasar setelah tahun baru ini tidak stabil, kadang naik kadang juga turun,” pungkasnya.
Diketahui, harga yang diberikan pada Pasar Tani tersebut diantaranya, bawang merah dan bawang putih kating dijual seharga Rp. 25 ribu/kg, cabai hijau seharga Rp. 20 ribu/kg, cabai merah seharga Rp. 40 ribu/kg, tomat seharga Rp. 4 ribu/kg, cabai rawit seharga Rp. 25 ribu/kg, terong seharga Rp. 2500/kg, telur ayam Rp. 26.500/kg, gula pasir seharga Rp. 13.500/kg serta beras premium seharga Rp 55 ribu/5kg. (ars)







