DLH Pasbar Terjun Langsung Periksa  Kebocoran Limbah Berbahaya Pabrik Sawit PT. GMP Tanjung Pangkal

Foto: DLH Pasbar Terjun Langsung Periksa  Kebocoran Limbah Berbahaya Pabrik Sawit PT GMP Tanjung Pangkal. (Ist)

Pasaman Barat (Matarajawali.id) -PT Gersindo Minang Plantation (GMP) Pabrik kelapa sawit di kejoronganTanjung Pangka, Nagari Lingkuang Aua Ilia, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), membenarkan kebocoran limbahnya pada saat managemen pergantian pompa sil. Jumat, (23/3/2024)

Hal tersebut diakui Frenky selaku wakil Manager PT GMP Tanjung Pangkal pada saat pemeriksaan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupeten Pasaman Barat pada saat terjun langsung ke lokasi pada waktu pemeriksaan di tempat terjadinya kebocoran limbah pada hari Selasa 19/3/2024

” Memang ada kebocoran pak, pada saat kami mengganti ada namanya mekanisme pergantian sil di pompa ini pak, ” Sebut Frengky wakil manager itu pada tim dinas lingkungan hidup kabupaten pasaman barat sambil menunjuk ke arah pompa yang bocor itu.

Dari pernyataan warga setempat yang tak mau disebut namanya, Bahwa sebelumnya kebocoran limbah tersebut sudah sering terjadi pada pabrik sawit GMP, tarkesan diduga limbah berbahaya tersebut sudah sering mencemari aliran air parit hingga mengkibatkan kematian ikan diparit tersebut, yang mengalirnya ke kali yang besar (Batang Alin)

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pasaman Barat, Edison Helmi, S.Stp.MM. Saat ditemui media diruang kerjanya Kamis 21 Maret 2024 menjelaskan bahwa, Pihaknya sudah memberikan berita acara dari hasil temuan dilapangan, Tentunya terkait hal ini DLH akan membuat laporan ke provinsi Sumbar.

Pada saat ini Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pasaman Barat saat ini masih tahapan mutasi di beberapa pejabat penting, Maka dari itu difokus kesitu, kalau  tidak di mutasi ke dinas lain dan masih tetap di DLH, Tentunya temuan dilapangan tersebut akan dilakukan penindakan sesuai regulasi yang berlaku.Reporter/Mul

BAGIKAN