JOGJA (matarajawali.id) — Melalui Dinas Koperasi dan UMKM, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo menggelar pameran usaha kecil mikro dan menengah (UMKM), yang bertujuan memberikan kesempatan dan akses bagi pelaku UMKM untuk mengenalkan produknya kepada masyarakat luas.di Lapangan Dekso, Kelurahan Banjararum, Kalibawang, Kulonprogo.
Iffah Mufidati, Kepala Dinkop UMKM Kulonprogo, saat dihubungi pada Minggu (20/8/2023), mengatakan bahwa pameran UMKM tersebut selain untuk memberi akses pameran kepada para pelaku UMKM juga untuk merayakan hari jadi UMKM.
“Pelaksanaan pameran ini dapat membantu memfasilitasi kebutuhan promosi dan pemasaran produk-produk UMKM. Dengan begitu, para pelaku UMKM di Kulonprogo nantinya dapat semakin meningkatkan inovasi dan pemasaran digital,” kata Iffah.
Pameran yang mengusung tajuk Gebyar Ekonomi Rakyat dan Galeri Expo Terpadu tersebut telah digelar sejak Jumat (18/8/2023) dan selesai pada hari ini (Minggu, 20/8/2023). Pameran yang pelaksanaannya didukung oleh Dana Keistimewaan, juga diharapkan para pelaku UMKM dapat meningkatkan kualitas dan daya saing produk, penguatan permodalan, serta peningkatan jaringan dan digitalisasi pemasaran.
Dalam kesempatan yang sama, Iffah juga menegaskan bahwa jumlah stand yang disediakan untuk UMKM kali ini mencapai 22 stand dan 4 stand layanan sponsor., diharapkan dengan adanya pameran dapat menjadi upaya memperkuat posisi UMKM sebagai penggerak ekonomi kerakyatan, meningkatkan produktivitas, dan daya saing.
“UMKM yang mengikuti yang lolos kurasi, wirausaha pemula, UMKM binaan organisasi perangkat daerah [OPD], dan kapanewon. Ada juga asosiasi UMKM,” jelas Iffah. (Bachtiar)







