Pengusaha Sekuter Listrik Minta Solusi Terbaik dari Pemkot Metro

Foto: Pengusahaa Sekuter Listrik Minta Solusi Terbaik dari Pemkot Metro. (ars)

Metro (matarajawali.id)- Pemerintah Kota Metro melarang penggunaan skuter listrik di jalan raya. Kamis (27/07/2023).

larangan bermain skuter listrik di jalan raya sekitar Taman Merdeka tersebut bertujuan agar tidak mengganggu pengunjung Taman Merdeka, yang merupakan salah satu fasilitas publik yang ramai digunakan masyarakat untuk tempat olahraga.

“Selain mengganggu kenyamanan pengunjung taman, larangan ini juga untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan di sana. Karena di sekitaran Taman Merdeka itu merupakan jalur utama pasti ramai kendaraan lalu lalang,” Jelasnya Kabid Penegak Perda Sat Pol-PP Yoseph Nanotaek

Ia menjelaskan, para pengusaha dan masyarakat bisa menggunakan lokasi lain sebagai alternatif bermain skuter listrik yaitu di Samber Park atau di Kelurahan Yosorejo yang memang sudah disediakan tempatnya.

“Atau bisa juga di sekitaran rumah pemilik skuter listrik tersebut, jangan di taman lagi. Jadi jangan mengorbankan kepentingan publik untuk kepentingan pribadi,” ujarnya.

Menurut dia pihaknya juga sudah pernah melakukan sosialisasi terkait larangan tersebut kepada para pengusaha skuter listrik yang ada di Kota Metro. Namun, terkadang masih ditemui pengusaha skuter listrik yang tetap beroperasi di Taman Merdeka.

“Kami juga sudah menyiagakan personel Satpol PP yang bertugas untuk mengamankan Taman Merdeka dan Masjid Taqwa Metro. Tetapi memang kadang masih ada yang melanggar larangan, karena area Taman Merdeka dan Taqwa ini selalu ramai,” ujarnya.

Dia menambahkan, tidak ada sanksi untuk pengusaha maupun masyarakat yang bermain skuter listrik di Taman Merdeka. Namun, jika tertangkap tangan, maka akan dilakukan pembinaan pada pengusaha skuter listrik tersebut.

“Iya kalau tertangkap akan kami amankan dulu skuternya. Kami berikan pembinaan kepada mereka yang melanggar,” katanya.

Sementara itu salah satu pengusaha sekuter listrik Rendi mengatakan, para pengusaha sangat berharap mendapatkan solusi yang terbaik dari pemerintah Kota Metro terkait tempat yang starategis untuk pengusaha sekuter listrik beroperasi.

“Sebeenernya kami masih berharap mendapatkan izin beroperasi di jalan sekitaran taman dan Masjid Taqwa. sebagai warga Kota Metro kami hanya mencari sedikit nafkah di sekuter listrik,” Paparnya

Lebih lanjut, lokasi Lapangan Samber kurang memadai karna kondisinya ramai dan sempit.

” Yang menjadikan permasalahnya penyewa sekuter listrik ini kebanyak dari luar daerah Kota Metro yang mau melihat keindahan kota kita,” paparnya

Kalau untuk keselamatn penguna sekuter listrik sudah diberikan helem beserta alat perlengkapan keselamatan. (ars)

BAGIKAN