Langkat (Matarajawali.id)- Seorang karyawan Hutama Karya Infrastruktur (HKI) tewas bersimbah darah ditikam mantan suami kekasihnya.
Peristiwa berdarah itu terjadi di jalan Jendral Ahmad Yani Kelurahan Kwala Bingai Kecamatan Stabat,Kabupaten Langakat, Provinsi sumatera Utara.
Senin (28/11/2022), sekira jam 10.00 WIB.
Dari infirmasi yang berhasil di himpun wartawan, karyawan HKI yang diketahui bernama Iken Purpendi (42) warga jalan Ahmad Yani Lingkungan VI Tegal Rejo, Kelurahan Kwala Bingai Kecamatan Stabat saat kejadian berkunjung ke rumah teman perempuannya, Eka Maulina (33). Namun naas, mantan suami Eka berinisial IMH alias Iin warga Gang Damai Kelurahan Perdamaian Kecamatan Stabat, mendatangi korban ke rumah bekas istrinya itu yang diduga terbakar api cemburu. Saat itu, korban sedang duduk di depan rumah Eka.
Korban sempat cekcok mulut dengan Iin, tak berselang lama pisau Iin pun bicara secepat kilat mengarah ke korban tepat ditikam persis di bahu kanan. Meski korban sempat melakukan perlawanan, namun korban akhirnya rubuh sedangkan Iin melarikan diri meninggalkan lokasi dengan mengendarai sepeda motor Satria FU.
Mendapat informasi dari warga Kapolsek Stabat AKP Ferry Ariandy SH langsung datang ke tempat kejadian perkara (TKP). “Korban saat ini sudah dilarikan ke RS Putri Bidadari. Informasinya ditikam mantan suami kekasihnya,” kata Ferry.
Di lokasi kejadian, Salimuddin, orang tua Eka menuturkan, korban merupakan calon suami anaknya. “Mungkin karena cemburu pelaku itu, Ia datang ke sini langsung menemui korban dan menikam dari belakang. Setelah itu, dia langsung melarikan diri” terang Salimuddin.
Kisah cinta segitiga itupun menghebohkan masyarakat sekitar yang berkerumun melihat peristiwa yang dengan cepat terjadi. Situasi TKP dipenuhi pengunjung. Tampak Kepolisian Polsek Stabat melakukan olah TKP. Personil Sat Reskrim Polres Langkat Polda Sumut masih melakukan pengejaran terhadap pelaku. (Rtar).







