Infrastruktur Jalan Tiga Kampung di Tuba Rusak Parah, PT. LSP Diminta Tanggung Jawab 

Foto: Terlihat warga memilih jalan melintas jalan rusak parah di Kabupaten Tuba. (Rudianto)

Tulang Bawang  (matarajawali.id)- Ruas jalan yang melintasi Kampung Tri Tunggal Jaya, Kampung Catur sampai Kampung Ringin Sari, Kecamatan Banjar Margo Kabupaten Tulang Bawang kondisinya rusak parah. Disebut-sebut, kerusakan jalan itu akibat aktifitas kendaraan berat sebuah perusahaan sawit yang kerap melintas.

Jalan Kabupaten selebar 6 meter tersebut banyak terdapat lobang cukup dalam. Diberapa ruas kondisi jalan itu berlumpur yang membentang 3 Kampung tersebut. Sejumlah warga mengeluhkan kondisi jalan di kampungnya yang semakin lama mengalami kerusakan cukup berat.

Ridwan (42), warga Kampung Ringin Sari kepada awak media mengatakan, sangat terganggu dengan kondisi jalan seperti yang rusak parah itu. Dia berharap jalan di kampungnya tersebut segerap diperbaiki.

“Untuk melintas aja sangat susah. Yang kasian lagi pada anak sekolah sering terjebak di lobang tersebut, membuat pakaian seragam pada kotor. Kami berharap supaya jalan ini segera di perbaiki,” ujarnya.

Warga lainnya, Humairah (40), juga menyampaikan hal yang sama. Dia mengeluh kondisi jalan yang rusah parah tapi tidak pernah diperbaiki.

“Semoga semua pihak bisa agar bisa memperbaiki jalan ini,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Kampung Ringin Sari Kecamatan Banjar Margo Munasir, mengakui dia kerap mendengar protes warga terkait kondisi jalan yang rusak di kampung setempat. Menurut Munasir, kerusakan jalan diakibatkan oleh kendaraan berat perusahaan perkebunan sawit PT. Lambang Sawit Perkasa (LSP).

“Memang benar pak. Warga udah pada protes kepada kami terkait jalan yang rusak parah, namun kami dari pihak Kampung sudah sampaikan pada pihak PT LSP supaya merealisasikan surat perjanjian yang ditandatangani oleh pihak perusahaan tersebut, mengenai jalan yang dilintasi oleh mobil perusahaan sawit tersebut dan beberapa item lainnya,” ungkapnya.

Di tempat yang berbeda, perwakilan PT. LSP Manurung menyampaikan saat ditemui di kantornya mengatakan, PT. LSP sudah peduli kepada 3 kampung yang jalannya dilitasi oleh kendaraan milik perusahaannya.

“Kami dari pihak perusahaan udah sangat peduli kepada 3 kampung yang (jalannya) dilintasi oleh mobil perusahaan kami,” jelasnya.

Masih kata Manurung, perbaikan jalan sudah pernah dilakukan oleh perusahaannya. Namun kondisi alam yang lagi musim penghujan menyebabkan jalan yang pernah diperbaiki kembali rusah. Selain itu PT. LSP juga memberikan bantuan santunan.

“Untuk proposal dari 3 kampung tetap kami realisasikan,” pungkasnya, tanpa menjelaskan lebih lanjut. (Rudianto)