Diduga Pelayanan Puskesmas Bila Cenge Buruk Pasien Positif Covid-19 Kabur

Foto: Diduga Pelayanan Puskesmas Bila Cenge Buruk Pasien Positif Covid-19 Kabur. (Ist)

Kodi Utara (matarajawali.id)- Pasien Positif Covid-19 kabur dari Puskesmas Bila Cenge diduga ditelantarkan dan perawatan dinilai buruk. Minggu, 10/10/2021.

Pasien yang di nyatakan positif Covid-19 oleh Tim Medis Bila Cenge, Hangga Ngedo berasal dari Bukambero, Kampung Dede Ghanggo, Desa Kadu Eta, Kec. Kodi Utara, Sumba barat daya, Prov. NTT.

Hangga Ngedo menyampaikan Keluh dan kesah yang dialaminya waktu dikarantina kepada media mataramawali id, Dimana pada malam pertama di karantina, beri pisang, susu, dan nasi kotak.

“Didalam nasi kotak ada beberapa macam lauk yang dicampur, selain nasi putih ada ikan kering, tomat, sayur putih dengan campuran pedas. Lalu saya menolak nasi itu, karena masakannya terlalu keras, jadi saya meminta nasi bubur atau yang lunak saja,” paparnya

Lebih lanjut dijelaskan, dari permintaan itu, tidak dihiraukan oleh seorang yang bertugas disana, namun tidak mengetahui namanya.

“besok paginya, saya diberi nasi dengan campuran daging ayam, saya juga menolak karena nasinya terlalu keras dan pedas. Kemudian saya meminta pula nasi bubur, juga tidak di respon oleh petugas,”ungkapnya.

Dari peristiwa itu, Ibu merasa seolah-olah hidupnya dikucilkan.
Akhirnya sekitar sore Ibu Hangga Ngedo, keluar dari tempat karantina dan kabur. Menuju ke rumah anaknya, di belakang rumah Jabatan Bupati (Rujab)Tambolaka.

“Saya merasa bersyukur, jika saya tidak kabur, yang jelas saya bisa-bisa meninggal,”ungkapnya.

Andrey anak dari Ibu Hangga Ngedo, menilai para petugas puskesmas Bila Cenge tidak bertanggung jawab.Dan dirinya ingin menuntut secara hukum, karena Ibu saya diperlakukan tidak manusia.

” Saya menilai bahwa hasil atau diagnosis dari Rapid Test Antigen tersebut, belum tentu maksimal, jangan sampai Ibu saya hanya dicovidkan, krena Ibu saya hanya mengalami batuk, pilek dan bersin,”tegasnya.

Dirinya meminta pihak Kepala Puskesmas Bila Cenge, agar tertibkan tim medis dan petugas bawahan yang sudah di beri mandat, agar supaya bekerja sesuai kenyataan.

Jurnalis~”Rovyn Tenge”

BAGIKAN