Kodi Utara (matarajawali.id)-Upaya menekan angka stunting, klinik Homba Karipit terus melakukan pelayanan bagi balita dan anak-anak gizi buruk di Desa Homba Karipit, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya, Prov.Nusa Tenggara Timur.
Sebagai relawan Klinik Homba Karipit memberikan bantuan makanan tambahan (PMT) kepada 78 anak di 2 kampung, kampung Tana Kadumuk, 34 orang anak dan kampung Muka Tamba, 44 orang anak, Selasa, (21/09/2021).
Adapun bantuan PMT yang diberikan, terdiri dari Susu SGM 0-6, 6-12, 1 Plas dan 3 Plas, Susu Kaleng Indomilk dan Biskuit UBM. Bantuan ini diberikan sebagai bagian dari inisiasi para donatur swasta atau pemerhati, melalui Klinik Swasta Homba Karipit.
Sr. Blandina, ADM, mengatakan bahwa pemberian makanan tambahan ini bertujuan untuk meningkatkan gizi, seperti kesehatan bayi, balita, dan anak-anak untuk memastikan tumbuh kembang anak sesuai dengan umurnya agar mengurangi penurunan status stunting.
Sr. Blandina, ADM, menambahkan pemberian bantuan PMT ini rencananya akan dilakukan, jika ada dananya.
Dan PMT ini tidak khusus di Desa Homba Karipit atau Kodi Utara, tetapi dimana tempat-tempat yang sulit terlihat oleh mata atau susah dijangkau, kita akan turun dan lakukan pelayanan.
Selain itu juga orang tua akan diberikan pendampingan. Harapan untuk orang tua ke depan, agar perhatikan kesehatan anak, tidak boleh berpatokan pada bantuan donatur saja,”kata Sr. Blandina, ADM.
Sr. Blandina sampaikan selain PMT, disamping kita juga lakukan penyuluhan sehat bagi orang dewasa, terkait cara penanggulan Covid-19, tentang vaksin dan mengecek tekanan darah tinggi.
Daniel, salah satu perwakilan dari orang tua anak yang mendapat bantuan makanan tambahan mengatakan sangat senang anaknya mendapat bantuan dari Donatur dan Klinik Homba Karipit. Ia berharap anaknya bisa segera sehat dan tumbuh seperti anak pada umumnya.
Untuk ke depan harapan kami terhadap Pemda SBD, hal ini Dinas terkait, agar sesekali turun di lapangan untuk melihat dan mengecek keadaan di lapangan khusus di masing-masing Desa,”kata Sr.Blandina, ADM.
“Selanjutnya, harapan terhadap Pemerintah Desa Homba Karipit, kedepannya agar betul-betul memperhatikan kesejahteraan masyarakat, terlebih khusus perempuan dan anak-anak. Mengingat anak-anak di Desa Homba Karipit sangat banyak. Dan kalau bisa, boleh bekerjasama dengan klinik.
Sebagai penutup, harapan Donatur dan kami dari Klinik Homba Karipit terhadap pemerintah SBD dan pihak terkait, agar kedepannya boleh diperhatikan nasib klinik swasta, karena kami tidak memiliki program formal,”jelas Sr. Blandina, ADM.
Jurnalis~”Rovyn Tenge”







