Tambolaka (matarajawali.Id)-Keluarga almarhum Markus Pati Kondo, Kampung Homba Karipit, Desa Homba Karipit, Kecamatan Kodi Utara menjemput jenasah di Bandara Udara Tambolaka-SBD. Senin (30/08/2021)
Keluarga almarhum berangkat dari kampung Homba Karipit menuju Bandara Udara Tambolaka sekira pukul 13.00 dan tiba pada pukul 14.41 Wita.
Almarhum Markus Pati Kondo dikabarkan meninggal hari Sabtu, 28 Agustus 2021 sekira pukul 04.50 Wib, di RSUD DR. Murjani Sampit, Pemerintah Kabupaten Kota Waringin Timur, Kalimantan Tengah.
Almarhum meninggal dengan diagnosa dokter mengalami penyakit paru-paru, patah tulang belakang akibat kecelakaan kerja dan bukan penyakit menular.
Untuk diketahui almarhum. Markus Pati Kondo, bekerja kontrak di perusahaan kelapa sawit melaui PT. Unggul Lestari, Kalimantan Tengah sejak dari tahun 2013 sampai tahun 2021.
Almarhum Markus Pati Kondo Umur 34 tahun Warga Kampung Homba Karipit, Desa Homba Karipit, Kecamatan Kodi Utara, SBD dan merupakan salah satu pekerja di PT. Kalimatan Tengah.
Almarhum Markus Pati Kondo Anak ke lima dan bungsu laki-laki dari enam bersaudara pasangan Bapak Pelipus Rangga Kaballu dan Ibu Maria Panna Leda.
Jenasah almarhum diberangkatkan dari RSUD DR. Murjani Sampit menuju Bandara Udara Tjilik Riwut Palangkaraya menuju Bandara Udara Internasional Soekarno Hatta-Jakarta, selanjut menuju Bandara Udara El Tari Kupang menggunakan pesawat Batik Air.
Lanjut, dari Bandara Udara El Tari Kupang menuju Bandara Udara Tambolaka, SBD untuk dibawa ke rumah duka dengan alamat: kampung Homba Karipit, Desa Homba Karipit, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten SBD, Prov. NTT menggunakan pesawat Wings Air.
Tepat pada pukul 14.56 Wita, jenasah almarhum tiba di Bandara Tambolaka, Sumba Barat Daya. Lanjut, Jenasah almarhum dijembut dari pesawat Wings Air menggunakan Ambulance milik Bandara Tambolaka menuju pintu exit untuk dipindahkan ke Ambulance jenasah milik Partai Perindo Kabupaten SBD.
Penanggungjawab pengiriman jenasah Sdr. Arif Alwasim, Amd, Kep, alamat Wonosobo, Desa Karangkemiri, Kabupaten Cilacap, Prov Jawa Tengah.
Dari Bandara Udara Tambolaka, jenasah menjunu Kampung Homba Karipit sekira pukul 15.22 Wita. Dan almarhum tiba dirumah duka Pukul 15.58 Wita,”jelas Betti Rangga.
Mewakili dari keluarga besar almarhum Markus Pati Kondo, Bapak Timotius Betti Rangga, Mengucapkan ribuan terima kasih kepada PT. Unggul Lestari atas dukungan penuh dari PT. Unggul Lestari, baik moril maupun materil selama pengiriman jenasah.
Semoga almarhum boleh jalan dengan damai disisi Tuhan dan menjadi berkat dan pendoa buat kita yang ditinggal.
Begitu juga ucapan ribuan terima kasih kami sampaikan kepada Anggota DPR Provinsi, Bapak Aloysius Malo Ladi, SE selaku Ketua DPW PKB NTT, Ibu Oktaviana Lyet Vinsiana Kaka selaku Anggato DPR Provinsi NTT dari Fraksi Perindo, dan Bapak Reli Kaka selaku DPD Partai Perindo-SBD, Atas dukungan moral dan materil.
Ucapan terima kasih kepada pemerintah Kalimantan Tengah- Palangka Raya dan pemerintah SBD, Prov. NTT.
Hal yang sama kami sampaikan ucapan ribuan terima kasih kepada keluarga besar SBD di Kalimantan Tengah, yang senantiasi selalu setia mendampingi almarhum baik moral maupun materil sejak awal almarhum sakit, hingga dalam proses pengiriman jenasah almarhum.
Ucapan terima kasih atas nama keluarga besar almarhum yang tidak dapat kami sebutkan satu per satu, baik doa dan ucapan belasungkawa yang ditujukan kepada almarhum, maupun doa, dukungan moral dan spirit yang ditujukan kepada kami keluarga yang ditinggalkan.
Harapan dari keluarga besar almarhum Markus Pati Kondo, terlebih khusus kepada PT. Unggul Lestari.
Mengingat, karena masih ada beberapa hal penting yang perlu kita bereskan bersama, menyangkut administratif dari almarhum Markus Pati Kondo
terhadap PT.
Maka mohon kerjasamanya yang baik, agar administratif Almarhum Pati Kondo secepat mungkin dibereskan”tegas Betti Rangga.
Jurnalis~”Rovyn Tenge”







