Kodi Utara (matarajawali.id)-
Pemerintah Desa (Pemdes) Noha, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) melaksanakan acara pelantikan dan pengukuhan jabatan perangkat desa baru pelaksana kewilayahan tahun 2022, Selasa (19/07).
Acara Pelantikan yang dibuka resmi oleh Kepala di Aula Kantor Desa Noha itu, berlangsung aman dan lancar. Dihadiri oleh perwakilan dari Kapolsek Kori dan Danramil 1629-02/Kodi, Ketua Bateman Desa Kabupaten SBD, Mantan Kepala Desa Noha, Kepala Desa Wailabubur, Kepala Desa Delu Depa, Rohaniawan Katholik dan Rohaniawan Kristen Protestan, Komdan Linmas Desa Noha bersama Anggota, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Muda, Insan Pers serta Calon Perangkat Desa baru bersama keluarga.
Setelah pembukaan sekaligus Doa, menyanyikan lagu Indonesia raya, acara inti dimulai dengan pembacaan Keputusan Kepala Desa Noha, Kecamatan Kodi Utara:
Nomor: 57/01/Kep/Ds/VI/2022 tentang Pengangkatan Sekretaris Desa a.n Rofinus Kadu
Nomor: 57/01/Kep/Ds/VI/2022 tentang Pengangkatan Kepala Urusan Keuangan a.n Dominggus Leba Kodi
Nomor: 57/01/Kep/Ds/VI/2022 tentang Pengangkatan Kepala Urusan Tata Usaha dan Umum a.n Daniel Dara Holo
Nomor: 57/01/Kep/Ds/VI/2022 tentang Pengangkatan Kepala Urusan Perencanaan a.n Dorkas Dengi Walu
Nomor: 57/01/Kep/Ds/VI/2022 tentang Pengangkatan Kepala Seksi Pemerintahan a.n Yusuf Radu Kaka
Nomor: 57/01/Kep/Ds/VI/2022 tentang Pengangkatan Kepala Seksi Kesejahteraan a.n Yustina Jama Nuna
Nomor: 57/01/Kep/Ds/VI/2022 tentang Pengangkatan Kepala Seksi Pelayanan Umum a.n Marinus Mali Ngara
Nomor: 57/01/Kep/Ds/VI/2022 tentang Pengangkatan Kepala Dusun I a.n Gregorius Gheda Kadu
Nomor: 57/01/Kep/DS/VI/2022 Pengangkatan Kepala Dusun II a.n Stefanus Roto Bokol
Nomor: 57/01/Kep/Ds/VI/2022 tentang Pengangkatan Kepala Dusun III a.n Ruben Roto Bokol
Nomor: 57/01/Kep/Ds/VI/2022 tentang Pengangkatan Kepala Dusun IV a.n Paulus Pati Weijewa
Acara dengan Pengambilan Sumpah oleh Rohaniawan Katholik dan Rohaniawan Protestan kepada sebelas perangkat terlantik sekaligus pembacaan naskah pelantikan oleh Kepala Desa.
Setelah itu dengan penandatanganan Berita Acara pengambilan sumpah jabatan oleh perangkat Desa dan dilanjutkan dengan penyerahan SK oleh Kepala Desa kepada masing-masing Perangkat. Setelah Acara pengambilan sumpah dan pelantikan perangkat desa baru, dilanjutkan dengan sambutan-sambutan.
Memasuki acara sambutan di mulai dari sambutan selaku Kades Noha, Ruben Rangga Bokol, terlebih dahulu mengucapkan limpah terima kasih kepada tamu undangan atas kehadirannya.
“Ia mengatakan bahwa Perangkat Desa berkedudukan di bawah Kepala Desa dan bertanggung jawab kepada Kepala Desa.
Dan hari ini saudara-saudari sudah resmi dilantik dan dikukuhkan sesuai regulasi.
“Saudara-saudari silakan bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi sebagai perangkat desa.
Pada intinya, amanah ini merupakan kepercayaan dari Tuhan dan masyarakat, jadi tugas ini harus perlu diemban dengan sebaiknya,”ungkapnya.
Dan tentunya kedepan, setelah Pandemi ini berakhir, kita akan fokus dalam mengawal program kerja Pemda (Program 7 Jembatan Emas),”imbuhnya.
Dirinya berharap, para perangkat desa terlantik, agar dapat menghindari hal-hal yang dapat merugikan kepentingan umum, seperti bermain judi atau taji ayam.
“Karena ketika kita sudah terlalu terlena dengan hal demikian, yang jelas tugas dan tanggung jawab dari rakyat menjadi terbengkalai. Tetapi mari kita bergandengan tangan untuk membangun Desa Noha. Kita harus menjadi panutan atau contoh bagi masyarakat,”mintanya.
Ia juga menegaskan, iman kita perlu dibina secara rohani, minimalnya bisa melalui ibadah ke gereja dsb. Artinya, minimal kita dapat mengurangi tindakan-tindak negatif, sehingga tidak muda terjerumus,”tutupnya.
Sambutan kedua dari Koramil 1629-02/Kodi melalui Babinsa Sertu Gaudensius Bria,
Ia menyampaikan beberapa poin’t penting, salah satunya terkait tugas pokok dan fungsi perangkat desa perlu diemban dengan baik.
“Juga terkait hal pendataan, tugas utama khusus Kepala Dusun, perlu mengetahui jumlah KK dan jumlah jiwa setiap dusun. Karena utamanya dalam membuat sebuah program pemerintah, tentunya berawal dari sebuah data yang valid,”singkatnya.
Sambutan yang ketiga dari Kapolsek Kori melalui Kanit Reskrim Polsek Kodi Utara, Oris Ndiwal, terlebih dulu mengucapkan selamat bagi perangkat desa terlantik.
“Dan jabatan ini menjadi awal yang baik. Karena ini merupakan amanah yang Tuhan dan masyarakat berikan kepada Iapak/Ibu , jadi kepercayaan ini perlu dirawat dengan baik.
“Dan setelah ini, salah satu program yang perlu dijalankan oleh setiap Kepala Dusun, wajib melakukan pendataan serta memiliki data masyarakat yang lengkap,”ungkapnya.
Karena sesuai pengalaman, banyak yang ditemukan dibeberapa desa tidak memiliki data. Terkait jumlah KK dan jumlah jiwa yang ada didalam desa. Dan kalau bisa, setiap Kadus harus bekerja maksimal,”pesannya.
Masalah situasi Babinkamtibmas, kami dari Kepolisian dan TNI merupakan mitra kepada pemerintah. Jadi jika ada persoalan di desa terkait perdata, silakan berkoodinasi dengan sesama perangkat dan Kades lalu selesaikan dengan kekeluargaan. Dan jika ranah nya tindak pidana umum, kami sangat mengharapkan kerjasama yang baik dari pemerintah desa,”pesannya.
Sambutan keempat dari Mantan Kepala Desa Noha, Madaleman Ra Katupu, ia berbagi pengalaman tentang birokrasi pemdes. Selain itu juga, saudara-saudari sudah resmi dilantik oleh Kades.
“Pesan, silakan bekerja sesuai amanah, karena jabatan adalah kepercayaan dari rakyat, jadi harus diemban dengan baik,”singkatnya.
Sambutan kelima dari Ketua Bateman Desa Kabupaten Sumba Barat Daya, Yosef Lendu, mengatakan, pengalaman tentang bagaimana roda pemerintah itu berjalan baik. Tentunya kita sangat membutuhkan kerjasama dan loyalitas yang tinggi, sehingga yang diharapkan dapat terwujud.
“Dan kepada Bapak Kades Noha, agar setelah kerjasama dengan Pendamping Desa dan adakan Bimtek tentang penguatan kapasitas perangkat desa. Sehingga apa yang menjadi tupoksi mereka didalam jumlah 24 buku yang mengatur tentang tupoksi dapat diketahui sebelum menjalankan amanah rakyat,”pesannya.
Kemudian terkait masalah ketenteraman dalam desa, kita perlu saling menghargai satu sama lain. Juga perlu merangkul, sehingga kedekatan emosional antara pemdes bersama rakyat terus terjalin. Sehingga terciptanya rasa kedamaian antara pemerintah dan masyarakat.
“Apalagi itu merupakan salah satu program yang ada divisi misi Bupati SBD tentang desa melalui program 7 Jembatan Emas, (Desa bercahaya, Desa berair, Desa Sehat, Desa berkecukupan pangan, Desa Pintar, Desa Wisata, Desa Aman dan Tenteram,”imbuhnya.
Jurnalis~”Rovyn Tenge”







