Kecamatan Kodi (matarajawali.id)- Kepala Sekolah Dasar Negeri Patuku melakukan rapat komite. Kamis (5/11/2021)
Menindaklanjuti hasil kesepakatan dalam rapat komite dan orangtua siswa pada tanggal 11/08/2020 dimana pemotongan dana PIP per/siswa untuk penataan pagar tembok keliling SDN Patuku yang didanai melalui Dana PIP tahun 2020 karena mandek satu tahun berjalan. Yang kedua membahas Dana Bos Afirmasi tahun 2020 senilai Rp.154 juta yang merupakan bantuan dari Kemdikbud. Dan menghadirkan barang pengadaan di sekolah untuk dibuatkan berita acara.
Kepala Sekolah Dasar Negeri Patuku, Bernardus Tamo Ama, S.Pd, menyampaikan ucapan terimakasih sekaligus menjelaskan secara detail tentang agenda rapat.
“Jumlah penerima PIP tahun 2020 sesungguhnya berjumlah 290 siswa sesuai data yang dikirim oleh pusat. Dan setiap siswa bervariasi nominalnya yang didapat berkisar dari Rp.450 ribu, Rp.600 ribu, Rp.1,450,000 ribu, Rp.1,650,000 ribu, Rp.1,850 ribu, Rp.1,950 ribu sampai Rp.2,000,000 juta.
Karena adanya kebijakan pemerataan yang kita lakukan dari pihak sekolah sehingga bertambah penerima menjadi 347 siswa.Dan siswa yang dilakukan kebijakan mulai dari kelas 2, kelas 6 sampai kelas 7 SMP.
“Dari jumlah 347 penerima sesuai kesepakatan, setiap siswa memperoleh Rp.700 ribu. Sedangkan sisa dana pemotongan yang ada ditangan saya untuk pembuatan tembok keliling sekolah sebesar Rp.35 juta, ditambah untuk perlombaan sekolah+hadiah, biaya transportasi dan konsumsi sebesar Rp.3,000,000 juta,”jelas Kepsek.
Sedangkan terkait Dana Bos Afirmasi sebesar Rp.154 juta, Kepsek juga menjelaskan pengadaan barang dan jasa melalui pihak pertama CV.Global Media Teknik.
“Adapun harga belanja barang dan jasa, yaitu Hardisk Eksternal Toshiba 1 T (1 unit) senilai Rp.818.181 juta, Projektor Infocus 114XV (1 unit) senilai Rp.5,454,545 juta, Wiraless Router Tenda A10U (1 unit) senilai Rp.1,000,000 juta, Tablet Axioo My Tab 8 inch (65 unit dan per unit Rp.1,818,182 senilai Rp.118,181,830 juta, PC Gelar GC-2400LFD (1 unit) senilai Rp.8,090,909 juta, dan Laptop Acer A514 core I3 (1 unit) senilai Rp.6,454,546 jadi total keseluruhan Rp.140 juta,”terangnya.
Dan disaksikan Komite, orangtua murid, serta pihak sekolah SDN Patuku dan media MataRajawali.id sekaligus dibuatkan berita acara diatas materai Rp.10,000 sebagai bukti.
Menyangkut dana PIP tahun 2021 sebanyak 194 anak yang sudah di aktivasi oleh operator SDN Patuku kami akan lakukan proses ke Bank BRI teras untuk pencairan dalam waktu dekat dan besaran dana per anak minimal Rp.225 ribu dan maksimalnya Rp.450 ribu”tambahnya.
“Sedangkan buku rekening kami akan lakukan pembagian kepada seluruh orangtua murid nantinya waktu penyaluran dana PIP tahun 2021,”paparnya
Dirinya juga menyampaikan harapannya kedepan dengan adanya pertemuan ini lewat media MataRajawali.id yang sudah dihubungi oleh masyarakat dan setelah itu langsung datang mengkonfirmasi di ruangan saya pada tanggal 14/10/2021, pengaduan itu benar adanya.
“Kami pihak lembaga pendidikan ucapkan terimakasih, karena sudah diingatkan lewat kerjasama yang baik dan kami akan siap bekerja ekstra kedepannya baik tugas dan tanggung jawab sebagai pendidik maupun hasil kesepakatan, sehingga harapan baik kita bersama boleh berjalan dengan nyata dalam tindakan,” paparnya
Selaku Sekretaris Komite SDN Patuku, Robertus Ra Kedu sampaikan lembaga pendidikan adalah tempat memanusiakan manusia, oleh karena lembaga pendidikan sangat dibutuhkan untuk trasfaran dengan cara melibatkan elemen pendidikan yang ada disekolah serta masyarakat sekitar sehingga baik Dana PIP, Dana Bos Afirmasi dan Dana Bos dari pusat yang sudah diperuntukkan oleh lembaga pendidikan, selalu tepat sasaran, sehingga tidak dianggap adanya penyelewengan,”tuturnya.
Karena percuma pemerintah pusat boleh kucurkan dana besar-besaran untuk lembaga pendidikan, tetapi jika sampai di bawahan sudah salah mengelolanya, tentu lembaga pendidikan tidak akan berkembang.
Demikian juga dikatakan oleh orangtua murid, Pelipus Ndara Ponga menegaskan bahwa apa yang sudah disepakati mohon
untuk dipertanggungjawab dan secepatnya dikerjakan.
Karena mengingat pembangunan tembok keliling SDN Patuku tahunnya sudah berjalan dan anggarannya juga ada,”jelasnya
Berikut terkait buku rekening PIP harus secepatnya dibagikan kepada kami orangtua murid, sehingga kami pihak orangtua murid tidak selalu berpikir subjektif “pungkasnya.
Jurnalis~”Rovyn Tenge”







