PPAK Akan Laporkan SMA Negeri Bangun Jaya

Foto: PPAK Akan Laporkan SMA Negeri Bangun Jaya. (Ist)

Musi Rawas – matarajawali.id —Mengutip Dari berita sebelumnya yang berjudul  Potensi Korupsi dalam Pengelolaan Anggaran Sapras SMA Negeri Bangun Jaya.

Pengelolaan anggaran untuk sarana dan prasarana di SMA Negeri Bangun Jaya menjadi sorotan setelah muncul dugaan adanya praktik korupsi. Pintu sekolah yang terbengkalai, minim pengecatan, dan kondisi bangunan yang memprihatinkan menjadi fokus pemberitaan setelah pantauan media. Keadaan ini menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan dan kenyamanan siswa.

Pantauan media pada tanggal 2 Februari 2024 menunjukkan beberapa pintu sekolah yang tidak terawat dan plafon yang jebol, bahkan lisplank yang sudah ditumbuhi rumput. Kondisi ini memicu pertanyaan terkait efektivitas dan transparansi penggunaan anggaran sekolah. Minimnya pengecatan juga menjadi perhatian, mengingat hal tersebut tidak hanya berkaitan dengan aspek estetika, tetapi juga keamanan.

Pihak sekolah menyatakan bahwa anggaran sarana dan prasarana dialokasikan melalui Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang disediakan oleh pemerintah. Mata anggaran ini dirancang untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan siswa dalam proses belajar mengajar.

Upaya konfirmasi kepada Hendra Rihartono, kepala sekolah SMA Negeri Bangun Jaya, belum membuahkan hasil. Meskipun berbagai upaya telah dilakukan, baik melalui kontak langsung maupun pesan WhatsApp, namun tidak ada respon yang diterima hingga berita ini disiarkan. Hal ini menambah tanda tanya terkait transparansi pihak sekolah terkait penggunaan anggaran yang seharusnya diperuntukkan bagi kemajuan dan kesejahteraan siswa.

Dari berita tersebut dan didukung hasil investigasi dilapangan, Dedi Brades Selaku Pemuda Penggiat Anti korupsi Angkat bicara dan akan segera membuat laporan Yang akan di tujukan ke Kejaksaan tinggi Sumatera Selatan (KEJATI SUMSEL) Terkait Dugaan di SMAN Bangun Jaya.

BAGIKAN