Metro (matarajawali.id) — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian Raperda Fraksi-fraksi atas penyampaian Raperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2022.
Ketua DPRD Kota Metro, Tondy Muammar Gaddafi Nasution mengatakan, pada rapat kali ini bertujuan untuk menindaklanjuti sedang yang telah dilaksanakan pada sebelumnya.
Dalam rapat kali ini, Wali Kota Metro, Wahdi mengatakan, sebelumnya Metro telah meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk ke 13 kalinya secara berturut-turut.
Keberhasilan tersebut merupakan hasil kerjasama dari pemerintah beserta jajaran DPRD serta dukungan masyarakat di Bumi Sai Wawai.
“Kami akan selalu membuat inovasi dan terobosan untuk terus melakukan pemuktahiran data flash, sumber-sumber pendapatan daerah, serta akan melakukan sosialisasi secara intensif terhadap peraturan-peraturan pendapatan daerah,” kata dia, Selasa, 09 Mei 2023.
“Kemudian, terkait pemanfaatan aset Pemerintah Kota Metro akan terus melakukan koordinasi antara OPD-OPD untuk mendata kembali aset tanah dan bangunan yang berpotensi menjadi tambahan sumber PAD,” lanjut Wahdi.
Dia menambahkan, dalam hal peningkatan sarana tapping box, Wahdi beserta jajaran akan melakukan upaya penambahan tapping box, baik melalui Bank Lampung ataupun melalui APBD Kota Metro. Penambahan tapping box tentunya dilakukan dengan memperhatikan wajib pajak potensial.
“Saat ini kami sedang melakukan evaluasi terhadap 74 wajib pajak yang di pasang tapping box. Selanjutnya akan dilakukan analisa dan penataan kembali untuk memperhatikan efektivitas pemasangan,” tambahnya
Dia menjelaskan, Pemkot Metro juga sependapat terhadap terlampauinya target Realisasi Pendapatan Daerah Pemerintah Kota Metro.
Melalui BPPRD Kota Metro yang terus melakukan upaya-upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi pendapatan, penagihan maupun pengawasan.
“Selain itu kami juga melakukan pengembangan sistem pembayaran maupun pelaporan pajak daerah. Namun terhadap realisasi retribusi daerah, belum mencapai 100 persen. Hal tersebut akan kami evaluasi kembali. Pemerintah Kota Metro akan memberikan perhatian serius terkait sumber-sumber keadaan potensi namun belum berkontribusi,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, perwakilan Fraksi DPRD Kota Metro Wasis Riyadi, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas presatasi raihnyaWTP ke 13 secara berturut-turut.
“Semoga ini menjadi pemicu semangat bagi kita semua untuk berbuat yang lebih baik lagi pada masa- masa yang akan datang. Kami berharap opini WTP harus berbanding lurus dengan peningkatan kinerja dalam pengelolaan dan pemanfaatan anggaran daerah, yang pada akhirnya akan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Metro,” pungkasnya. (ADV)







