Langkat (Matarajawali.id)- Aksi pencurian terjadi di Lau Puyuh Dusun VI Bangun Baru Desa Namukur Utara Kecamatan Sei Binjai Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara Minggu (29/1/ 2023). Dua unit handphon android milik warga raib di curi maling.
Aksi pencurian tersebut membuat warga resah karena sudah terjadi berulang kali. Pertama uang Sebesar Rp. 3.000.000 milik warga hilang
Satu diantara warga yaitu Mak Nas mengatakan, bahwa pencurian terjadi diduga pada malam Minggu subuh hari karena bertepatan suaminya keluar mengantarkan bahan jualan di warung dan saya lagi beres-beres bahan dagangan lain yang akan di bawa, pencuri masuk melalui jendela samping rumah yang di cangkel.
“Pencurian ini pada subuh hari karena sekitar pukul 05 Waktu ketahuan pencuri langsung melarikan diri dengan menggunakan penutup wajah,”ujarnya.
Lebih lanjut ia menambahkan, ” bahwa 2 unit handphon android yang hilang tersebut dicuri dengan cara masuk dari jendela yang dicongkel dan menggunakan sebatang kayu yang disenderkan ke dinding sebagai tangga. Padahal sebelumnya kira-kira beberapa minggu lalu rumah saya ini juga kemalingan dan yang hilang uang modal dagangan sebesar Rp. 3.000.000 ,” tambahnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Nande dana bahwa kurang lebih seminggu yang lalu rumahnya juga dimasuki pelaku pencuri sekitar jam 20.30 malam pada saat cuaca di luar lagi hujan, namun karena ketahuan, pemilik rumah berteriak akhirnya pencuri tersebut melarikan diri.
“Sampai sekarang saya trauma karna pencuri memakai penutup wajah dan waktu kejadian tersebut pencuri sempat mengancam mau memukul namun karena saya berteriak akhirnya pencuri melarikan diri”. Ujarnya
Sedangkan salah seorang warga benama R. Tarigan mengatakan Maraknya pencuri yang berkeliaran di lau puyuh dusun VI bangun baru membuat warga resah, warga berharap semoga pelaku dapat segera tertangkap karena sepanda-pandainya tupai melompat pasti akan jauh juga, sehingga pelaku dapat di jerat pihak kepolisian Tindak Pidana Pencurian sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 Ayat 1 ke-4e dari KUHPidana. Ujarnya mengakhiri (Rtar)







