Langkat (matarajawali.id)- Pekerjaan Rehabilitasi Irigas Bengaru Desa Belinteng, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara yang telah menjadi sorotan warga karena diduga menyalahi aturan dalam pengerjaannya kini telah rusak kembali. Kamis (8/12/2022)
Dari pantauan dan pemberitaan media matarajawali.id Kamis (15/9/2022)lalu di lokasi proyek, terdapat dua jenis pekerjaan yang sedang dilaksanakan, yakni rehab Bendungan Bengaru dan rehab saluran irigasi Bengaru. Namun belum di ketahui apakah dua jenis pekerjaan tersebut masuk dalam satu paket pekerjaan atau berbeda, karena papan informasi pekerjaan tidak ada di lokasi pekerjaan.
Namun saat ini warga sangat kecewa dan mengatakan “Kami orang awam Cangkol dan penuh tanya apakah kadar bangunan tidak memenuhi standart ataukah bencana alam di musim hujan. padahal baru di bangun”. ujar U. ginting
Warga juga telah mengajukan permohonan kepada pihak PUPR langkat untuk ditindak lanjuti mengenai rusak dan jebolnya bendungan irigasi bengaru yang baru di bangun.
Ditempat terpisah B. tarigan mengatakan agar pihak PURP langkat serius didalam pengawasan pekerjaan yang di lakukan rekanan kontraktor sehingga pelaksaan pekerjaan yang dari awal menjadi sorotan warga karna diduga amburadul bahkan penuh rahasia tanpa plank proyek.
Dengan rusaknya bendungan tersebut dikhawatirkan warga masyarakat Desa Belinteng akan kekurangan air yang tentunya sangat dibutuhkan warga.
Kabid Perairan Dinas PURP Langkat M. Yusuf saat dikonfirmasi Via Whatsapp 0812-6503-XXXX mengatakan ” jika di tahun 2022 ada kegitan pekerjaan di bendungan bengaru, dan untuk kerusakan sudah tindak lanjuti atau sudah di surati oleh PPK ke rekanan untuk di perbaiki.” Ujarnya singkat. (Rtar).







