Napi Lapas Kelas llA Mendapatkan Remisi Lima Diantaranya Bebas

0
28
Foto: Napi Lapas Kelas llA Mendapatkan Remisi Lima Diantaranya Bebas. (Ars)

Metro (matarajawali.id)- Sebanyak 445 pekerja atau napi binaan Lapas Kelas IIA Kota Metro mendapat remisi pada hari Kemerdakaan Indonesia tahun 2022. Lima diantaranya bebas.

“Dari 628, yang mendapat remisi sebanyak 445 orang. Besarannya mulai dari satu sampai enam bulan. Lima di antaranya langsung bebas,” kata Kepala Lapas Kelas IIA Kota Metro, Muchamad Mulyana pada Kamis (18-8-2022).

Kepala Lapas Kelas II A Kota Metro, Muchamad Mulyana, mengatakan, besaran remisi yang diberikan mulai dari 1 sampai 6 bulan kepada para pekerja.

“Pemberian remisi itu diberikan kepada siapa saja yang memiliki prestasi baik selama menjalani hukuman di Lapas Kelas II A Kota Metro,” ujarnya

Dia menjelaskan, Direktorat Jenderal Lembaga Pemasyarakatan melalui Lapas Kelas II A memberikan remisi pada peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan Indonesia.

“Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia memberikan remisi secara serentak di seluruh Indonesia yang masing-masing dilakukan oleh kepala daerah setempat,” jelasnya.

Sementara itu, Walikota Metro Wahdi menyampaikan apresiasi dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati atau Bintang Puspayoga, kepada para pihak yang mendapatkan remisi masa tahanan.

Kemerdekaan Bangsa Indonesia merupakan nikmat dan anugerah dari Tuhan Yang Maha Kuasa dan wajib kita syukuri termasuk warga binaan, oleh karena itu pemerintah memberikan apresiasi berupa pengurangan masa menjalani pidana atau remisi bagi mereka yang telah menunjukkan prestasi, dedikasi, dan disiplin yang tinggi dalam mengikuti program pembinaan,” ujar Wahdi.

Menurut dia, mempersembahkan remisi merupakan sebuah bentuk apresiasi dan penghargaan bagi binaan pemasyarakatan yang telah berkomitmen mengikuti program-program pembinaan yang diselenggarakan oleh unit pelaksana teknis pemasyarakatan dengan baik dan warga.

“Diharapkan warga binaan dapat memanfaatkan momen ini sebagai sebuah motivasi untuk berperilaku baik, patuh pada aturan, dan mengikuti program pembinaan dengan tekun dan bersungguh-sungguh,” harapnya.(ars)