Pembuatan Lining Cor Beton dan Irigasi Primer Terkesan Asal Jadi

 

Lampung Timur (Matarajawali.id)- Pembuatan Lining Cor Beton untuk pembangunan irigasi primer dari Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung yang ada di Desa Wonosari kecamatan Pekalongan Kabupaten Lampung Timur diduga asal jadi dan mendapat keluhan dari masyarakat setempat karena mobilitas pengangkut material lining cor beton yang dapat merusak fasilitas jalan.

Mobil yang mengangkut lining cor beton tersebut selalu lewat jalan desa ini, sehingga kondisi jalan yang ada di desa kami ini bisa cepat rusak. Mobil yang mengangkut material pembuatan lining cor beton itu berkapasitas melebihi 5 ton ditambah lagi kendaraan alat berat yang sedang melakukan pekerjaan di kawasan itu. Bagaimana jalan yang ada tidak cepat rusak, karena pembuatan lining cor beton untuk proyek irigasi peningkatan D.I Raman Utara, Batanghari Utara dan Batanghari-Sekampung di cetak di desa Wonosari.
Masa proyeknya ada di Batanghari dan Pekalongan tapi pembuatan
Lining Cor Betonnya di cetak di sini semua,” ungkap Rahman salah satu warga setempat, Jumat (03/09/2021).

Sementara itu, pantauan wartawan Matarajawali.id di lokasi proyek pembuatan lining beton yang akan digunakan untuk pembangunan irigasi tersebut memang benar dilakukan di desa Wonosari.
Salain dibuat di satu tempat, diduga pembuatannya juga terkesan asal jadi. Hal ni terlihat dari banyaknya lining cor beton atau plat beto mengalami kerusakan seperti banyak yang retak pecah disisi pinggirnya. Hal tersebut diduga karena adukan tidak sesuai dan kurang kepadatan.
Kemudian pengadukan material untuk Lining Cor Beton terlihat ada satu unit Excavator yang memuat material coran ke mobil molen.

Disisi lain, pekerjaan pembangunan irigasi yang ada disekitar pembuatan Lining Cor Beton tersebut juga dinilai kurang profesional, pasalnya banyak tanah sisa kerukan irigasi yang dibiarkan sampai seperti gundukan di bahu irigasi. Karena tanah kerukannya tidak diratakan sehingga mengalami longsor dan masuk ke saluran irigasi yang baru saja dibangun.

Kemudian di lokasi pembuatan lining cor beton irigasi tampak plang nama kalau proyek irigasi peningkatan D.I Raman Utara dengan nilai kontrak 35.225.809.000 dikerjakan oleh Pt. Wika Oka Sejati.
(Nainggolan).

BAGIKAN