Lampung Timur (Matarajawali.id)- Kondisi sarana fisik bangunan di UPTD SD Negeri 2 Taman Endah, Kecamatan Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur, memicu keprihatinan mendalam dari warga setempat. Berdasarkan rekaman video yang diunggah oleh akun masyarakat di jejaring media sosial tampak bagian luar teras gedung sekolah tersebut kini mengalami kerusakan yang sangat parah.
Dalam rekaman visual yang beredar, terlihat jelas bahwa seluruh material plafon di sepanjang selasar atau teras kelas sudah ambrol sepenuhnya. Kerusakan ini mengekspos struktur rangka atap bangunan yang terbuat dari kayu. Rangka kayu penyangga genteng tersebut tampak telah melapuk, patah di beberapa titik, dan sebagian besar kayunya bergelantungan secara tidak stabil. Sisa-sisa tripleks dan papan pembatas atap terlihat pecah tercabik-cabik, menciptakan kondisi lingkungan sekolah yang tidak aman. Kondisi material bangunan yang rapuh dan menggantung ini sewaktu-waktu dapat runtuh ke bawah dan menimpa siapa saja yang melintas di area selasar kelas tersebut.
Kondisi mengkhawatirkan tidak hanya melanda selasar teras, tetapi juga telah merambah langsung ke dalam ruang kelas yang aktif digunakan oleh para siswa untuk belajar. Berdasarkan dokumentasi foto terkini di lokasi, tampak para siswa sekolah dasar tetap melangsungkan kegiatan belajar mengajar di dalam ruangan yang kondisinya sangat tidak layak. Pada bagian langit-langit kelas, material plafon tripleks di sudut kiri atas ruangan terlihat sudah jebol total hingga menyisakan lubang besar yang menganga. Kerusakan atap ini mengekspos langsung bagian dalam atap bangunan dan sangat rawan bocor saat hujan turun. Selain plafon yang berlubang, dinding ruangan yang berwarna kuning kusam juga tampak retak-retak di beberapa sudut. Sementara bilah kayu penutup jendela luar terlihat mulai lapuk dan rusak. Kondisi ruang kelas yang memprihatinkan ini dipotret langsung bertepatan dengan hari pertama masuk sekolah, Senin, 13 Juli 2026.
Meski harus belajar di bawah bayang-bayang ancaman material atap yang sewaktu-waktu bisa ambrol, para siswa berseragam merah-putih tersebut tampak tetap duduk di bangku mereka untuk mengikuti pelajaran. Situasi ini memicu desakan kuat dari masyarakat agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Timur segera turun ke lapangan guna menginspeksi bangunan dan memberikan bantuan rehabilitasi ruang kelas secara total demi keselamatan nyawa anak-anak didik.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai tindak lanjut perbaikan fisik dari dinas terkait. Kerusakan struktural yang sangat mencolok pada bangunan sekolah dasar negeri berakreditasi B ini memerlukan perhatian serta langkah renovasi darurat secepatnya dari Pemerintah Kabupaten Lampung Timur. Pembenahan mendesak dilakukan demi menjamin keselamatan, kenyamanan, serta keamanan para siswa dan guru dalam melangsungkan kegiatan belajar mengajar sehari-hari. (Nainggolan).







