
Metro (Matarajawali.id)- Dalam satu bulan terakhir ini banyak pekerjaan pembangunan jalan yang telah dilaksanakan oleh pemerintah Kota Metro melalui Dinas PUTR Metro.
Namun sangat disayangkan, rata-rata setiap pekerjaan atau rehabilitasi jalan yang dilaksanakan jauh dari kata baik. Hasil pekerjaan yang terkesan asal jadi tersebut diduga karena kurangnya peran pengawas dan ketegasan dari dinas terkait.
Dari pantauan awak media ini di beberapa titik pekerjaan yang tersebar di kecamatan, Metro Utara, Metro Timur, Metro Pusat dan Metro Selatan ditemukan permasalahan yang relatif hampir sama buruk kualitas pekerjaannya.
Setiap jalan yang sudah dikerjakan terlihat jelas aspal hotmix yang digelar sangat tipis serta kurang pemadatan, sehingga permukaan jalan tidak rata dan bergelombang.
Bisa kita bayangkan jalan mulus dengan jangka yang pendek sudah pasti merugikan negara. Berapa banyak dana ABBD yang dikeluarkan hanya untuk satu pekerjaan proyek namun tidak bisa dinikmati masyarakat dengan waktu yang lama.
Disamping itu, papan plank proyek pengerjaan jalan juga tidak terlihat. Tak ada pagu yang tertera berapa biaya pengerjaan proyek pengaspalan jalan yang dikerjakan.
Dana proyek yang menggunakan APBD baik kecil ataupun besar nilainya harus jelas tertera dan transparan. Temuan seperti ini bukan baru pertama kali, melainkan hampir di semua proyek yang ada di Kota Metro. (*)






