Metro (matarajawali.id)-Penggunaan anggaran Pemerintah Kota Metro untuk pengawal pribadi Walikota dan Wakil Walikota Metro menuai pertanyaan tentang efisiensi anggaran. Senin (28/04/2025).
Berdasarkan data yang didapat Matarajawali.id terdapat 8 pengawal pribadi dengan honor Rp 2.500.000 per orang, dan untuk diketahui bila dikalkulasikan anggaran tersebut hampir menyentuh ratusan juta rupiah per tahun.
Penggunaan anggaran untuk pengawal pribadi, Walikota dan Wakil Walikota dinilai tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Anggaran tersebut dapat digunakan untuk pembangunan infrastruktur jalan yang lebih bermanfaat bagi masyarakat. Jika dihitung, anggaran untuk pengawal pribadi tersebut.
Walikota dan Wakil Wlikota saja dapat menghabiskan ratusan juta rupiah per tahun. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang prioritas penggunaan anggaran pemerintah kota.
Masyarakat membutuhkan infrastruktur jalan yang baik dan memadai. Penggunaan anggaran untuk pengawal pribadi dan kebutuhan lain yang tidak esensial dapat mengurangi alokasi anggaran untuk pembangunan infrastruktur yang lebih penting bagi masyarakat.
Dijelaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro Bangkit Haryo Utomo saat dikonfirmasi, mengenai urgensi penggunaan walpri, analisis risiko yang menjadi dasar, serta anggaran yang digunakan, engan menjawab pertanyaan wartawan memilih bungkam dan tidak menjawab. ” Nanti ya, Jangan tanya saya soal itu dulu,” ujar Bangkit, Senin (28/4/2025).
Sementara itu, Kepala Bagian Umum Setda Kota Metro, Santi Dewi, tidak memberikan respons saat dikonfirmasi melalui pesan singkat terkait jumlah walpri dan besaran anggaran yang digunakan. (ars)







