Pemdes Wainyapu Bayarkan Gaji Perangkat di Tahun 2022

Foto: Pemdes Wainyapu Bayarkan Gaji Perangkat di Tahun 2022. (Ist)

Kodi Balaghar (matarajawali.id)-
Pemdes Wainyapu melakukan pembayaran Gaji Perangkat Desa defnitif anggaran tujuh bulan tahun 2022.

Gaji tersebut merupakan Tunjangan Penghasilan Tetap (Siltap) yang dibiayai oleh Alokasi Dana Desa (ADD).

Hal itu dikatakan oleh Kepala Desa Wainyapu, Yakup Holo saat dikonfirmasi media ini, pihaknya telah melakukan pembayaran gaji perangkat desa devinitif sekaligus anggaran tujuh bulan, dua yang hari lalu.

“Adapun unsur penyelenggara Pemerintahan Desa serta Lembaga Kemasyarakatan Desa, terdiri dari: Sekretaris, Kepala Urusan (Kaur) Tata Usaha dan Umum, Kepala Urusan (Kaur) Perencanaan, Kepala Urusan (Kaur) Keuangan, Kepala Seksi (Kasi) Pemerintahan, Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan, Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan, Kepala Kewilayahan atau Kepala Dusun (Kadus), Kepala Dusun I, Kepala Dusun II, Kepala Dusun III, Kepala Dusun IV, juga Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Rukun Tetangga (RT), Rukun Warga (RW), Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK),
Kader Kesehatan atau Posyandu, dan Perlindungan Masyarakat (Linmas),”jelasnya.

Menurut Yakup, ada satu poin penting yang membuatnya terharu ditahun pertama menjabat. Dimana, seluruh perangkat desa devinitif beramal, gaji mereka untuk tiga bulan diberikan kepada perangkat desa lama. “Hal itu, pihaknya meyakini bahwa kebijkan ini merupakan wujud bersedekah terhadap sesama,”jujurnya.

Lebih lanjut, Yakub juga ceritakan terciptanya kebijakan itu karena setelah saya dilantik secara serentak pada bulan Oktober 2021 lalu. Tiga bulan kemudian saya mengeluarkan surat pemberhentian bagi perangkat lama. Namun mengingat kekosongan jabatan devinitif waktu itu, saya melakukan rapat musyawarah sekaligus pembentukan tim penjaringan dan penyaringan. Setelah selesai semua tahapan, baik itu verifikasi administrasi secara faktual sampai pada penetapan dan pelantikan.

“Memang sempat diisukan bahwa proses pelantikan yang saya lalukan tidak prosedural. Tetapi dibalik itu semua sambil berjalannya waktu, mereka juga sadar dan berkata jujur kepada saya bahwa politik adalah kepentingan. Apalagi kami sudah di pihak yang kalah, hanya saja karena ada surat edaran Bupati jadi seolah kami bertahan,”kata Yakub.

Oleh karena Yakup merasa bersyukur dan bangga memiliki mereka yang loyal tinggi terhadap kepentingan wilayah demi menjaga kenyamanan dan ketenteraman wilayah. Mereka adalah aset desa, dimana memiliki visi dan misi yang sama dalam membangun Desa Wainyapu menjadi lebih baik,”syukurnya.

Sekalipun tidak seperti di era-era maju tetapi sedikit tidaknya kami akan menyusul melalui gotong royong. Semoga juga Pandemi ini cepat pulih, agar dana desa lebih difokuskan ke hal program, seperti Rumah Layak Huni (RLH), Meteran Listrik, Sumur Bor, Jalan akses Desa dan lain sebagainya,”optimisnya.

Pihaknya juga meminta kepada seluruh lapisan masyarakat Desa Wainyapu agar tetap bekerjasama, sehingga apa yang kita impikan bersama pula dapat terwujud,”mintanya.

Jurnalis~”Rovyn Tenge”