Tanggamus (matarajawali.id) – Pekerjaan Talud di Pekon Sinar Saudara, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, Lampung, dipertanyakan kejelasannya terkait penambahan Volume Pekerjaanya. Selasa.(02/08/2022)
Pasalnya selain menimpa pekerjaan tahun lalu, Pelaksanaan Talud dari ADD T.A 2022 di Pekon Sinar Saudara dianggap berlebihan dan tidak Transfaransi kepada masyarakat dan publik.
Dengan Berita Sebelumnya, awak media mengkomfirmasi, Gustam Sekretaris Inspektorat Kabupaten Tanggamus dan terkait pekerjan talud di Pekon Sinar Saudara mengatakan pada pengelolaan dana desa, pelaksanaanya harus jelas.
“Disitu pekerjaan talud di RAB nya 200 meter atau gimana? udah itu dia menimpa atau melanjutkan atau menambah dan itu harus jelas?,”tanya Gustam saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, pada Senin, 01/08/22. diruangganya.
Lanjut dan menurut Gustam, Dana Desa pada prinsipnya dari masyarakat dan untuk masyarakat dan kebutuhan masyarakat sepanjang dianggarkan dan direalisasikan, sesuai prioritas kebutuhan paling upgret dan apakah betul keinginan mendasar permintaan masyarakat.
Lebih Lanjut, Gustam dalam kesempatan itu menjelaskan bahwa papan informasi dari setiap kegiatan menggunakan dana desa adalah kewajiban pekon untuk dipasang ditempat umum maupun di kantor pekon.
“Artinya agar masyarakat tau apa yang dibangun, karena kan gak seluruh masyarakat ikut dalam proses Musdus, minimal masyarakat tau bahwa itu bangunan pekon dan sumbernya dana pekon” jelasnya.
Masih Gustam, iya berterimakasih kepada pihak yang mengingatkan. Pihak pemerintah pekon seyogyanya harus diingatkan terkait papan informasi, karena telah diatur dalam Peraturan Menteri Desa.
“Kawan-kawan wajar mengingatkan itu karena jelas di Permendes, itu jelas bahwa diharuskan pemasangan papan informasi” tandasnya.
Sebelumya Pekerjaan Talud di Pekon Sinar Saudara diketahui menimpa pembangunan tahun sebelumnya dan tanpa ada papan nama.
Kepala Pekon Sinar Saudara saat dikonfirmasi memberikan alasan klasik, terkait papan nama belum jadi. Alasannya pelaksanaan pembangunan tersebut dadakan. Kok bisa uang rakyat dipakai dadakan.
“Pelaksanaan pembangunan itu seharusnya awal Agustus dikerjakan, ” ujar Hasanuddin, Kepala Pekon Sinar Saudara, dikonfirmasi Minggu (31/7/2022).
Uniknya lagi, biasa banyak ditemukan pekerjaan meski telah waktu dilaksanakan tapi belum dikerjakan, tapi di Pekon Sinar Saudara kepala Pekon mengakui talud tersebut dikerjakan lebih duluan dari ketentuan.
Sang Kakon Hasanuddin beralasan khawatir tidak kebagian material. Hmm.”Liat saja batunya kecil-kecil” ucapnya mencoba meyakinkan.
Hal lain, tak kalah unik ketika Kakon Hasanudin mengakui bahwa total panjang talud yang akan dibangun sepanjang 181 meter dan digenapkan olehnya menjadi 200 meter meski menimpa bangunan lama dan Pertanyaannya lebihan dari 19 meter (Fahmi ).







