Program Digitalisasi di Pusat Perbelanjaan, Upaya Pemkot Metro Memutus Rantai Penyebaran Covid-19

Foto: Program Digitalisasi di Pusat Perbelanjaan, Upaya Pemkot Metro Memutus Rantai Penyebaran Covid-19. (Ist)

Metro (matarajawali.id)-Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman, resmikan Pasar Sehat, Inovatif, dan Aman Pakai (S.I.A.P) QRIS Produk Unggul, Sehat, Berkualitas dan Aman (PUSAKA). berlangsung di Pasar Kopindo Metro, Kamis (24/3/2022).

Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman menjelaskan peluncuran program SIAP, QRIS dan PUSAKA, sebagai wujud komitmen antara Kementerian Perdagangan. Hal ini dilakukan BI dengan BBPOM Bandar Lampung, dalam rangka menyediakan pembayaran digital yang inovatif.

“Selain itu penyediaan ini menyediakan produk yang unggul, sehat, berkualitas, dan aman, sebagai upaya penanggulangan risiko penularan covid-19. Serta mendukung program pemantauan dan pengendalian inflasi daerah untuk pemulihan ekonomi,” kata Qomaru.

Selain itu, Qomaru Zaman, berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut di Kota Metro. Program SIAP QRIS PUSAKA ini sendiri merupakan proyek percontohan implementasi digitalisasi pembayaran di pasar dan pusat perbelanjaan.

.“Saya harap program sinergi dan kolaborasi nasional SLAP QRIS PUSAKA ini akan terus berlanjut di pasar-pasar tradisional lainnya di Kota Metro, maupun di Kabupaten/Kota lainnya di Provinsi Lampung,” ucapnya.

Kepala BBPOM Sukriadi Darma, mengatakan acara yang diinisiasi oleh Bank Indonesia (BI) melindungi dengan BBPOM, dalam rangka pemberdayaan komunikasi sarana termasuk pasar tradisional. Sebelumnya BBPOM di Bandar Lampung sudah terancam dengan Bank Indonesia, melalui QRIS yang merupakan standarisasi pembayaran menggunakan metode QR-Barcode dari BI.

“Berasarkan peraturan Pemerintah Nomor 80 Tahun 2017, BBPOM memiliki kewajiban melaksanakan pengawasan obat dan makanan, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Di mana UPT BBPOM di Bandar Lampung menjadi salah satu UPT di Provinsi Lampung, yang memiliki tugas dan fungsi melaksanakan fungsi informasi, komunikasi, edukasi dan pengaduan masyarakat,” katanya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Bandar Lampung, Kepala Dinas Perdagangan Kota Metro, Pemimpin Cabang PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kota Metro, Branch Manager PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Kota Metro, Kepala Cabang PT Bank Central Asia Tbk Kota Metro, Kepala Pengelola Pasar Kopindo PT Sukarso Waway – PT Tiga Satu Prima Mandiri, Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kota Metro. (Rilis)