Lampung Tengah (matarajawali.id) – Kelurahan Bandar Jaya Barat, Kecamatan Terbanggi Besar, berencana mendorong percepatan vaksinasi Covid-19. Berbagai upaya dilakukan, salah satunya dengan menggelar kegiatan vaksinasi di sejumlah Lingkungan setempat.
Lurah Bandar Jaya Barat Febri Eka Yanti mengatakan, di Kelurahan Bandar Jaya Barat tercatat masih banyak warga yang belum divaksin. Dari total jumlah warga yang menjadi target vaksinasi, belum ada setengah yang sudah di vaksin. Sementara target ditetapkan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah sehari 300 orang yang divaksin.
Ditemui di kantor Kelurahan Bandar Jaya Barat Rabu (27/10/2021) Pebri mengungkapkan, hampir setiap hari di Kelurahan yang dipimpinnya digelar kegiatan vaksinasi. Hanya saja hari ini dan hari Sabtu kemarin tidak mengadakan kegiatan vaksinasi. Karena pemberitahuan dari pihak terkait untuk menggelar kegiatan mendadak.
Dia menuturkan, untuk menghadapi percepatan vaksinasi saya punya trik tersendiri. Kebetulan RT di tempat kami ada 62 RT. Kami ditargetkan sehari 300 orang divaksin. Saya minta tolong kepada Ketua RT dan Kepala Lingkungan untuk mengajak minimal 5 orang warga setiap RT untuk divaksin. Masih ditambah kegiatan woro-woro disetiap masjid.
“Seharusnya tembus 300 orang setiap hari,” ujarnya optimis.
Masih kata Pebri, kendalanya masyarakat di Kelurahan Bandar Jaya Barat masih banyak yang enggan untuk divaksin. Sebagian warga masih takut divaksin. Ada juga yang mengaku memiliki penyakit bawan seperti jantung dan lain-lain.
“Sebenarnya kalau mereka (para warga) tetap datang ke kelurahan akan di screaning dulu. Kalau sudah 2 kali gagal vaksin tapi tekanan darahnya tinggi, diarahkan untuk berobat dulu,” tandasnya.
Menurut Pebri, dia sudah berkonsultasi dengan pihak Dinas Kesehatan Pemkab Lampung Tengah. Warga yang gagal di vaksin karena terkendala penyakit tertentu harus diobati terlebih dahulu. Jika setelah berobat tidak ada perubahan akan diberi surat keterangan.
Ditanya usaha yang sudah dilakukan pihak Kelurahan Bandar Jaya Barat untuk mengajak warga agar mau di vaksin Pebri menjawab, dia berkeliling mengunjungi warga. Pebri mengaku kerap mengajak para Kepala Lingkungan mensosialiasikan kepada warga agar mau divaksin.
Dikatakan Pebri, dirinya meminta para Kepala Lingkungan untuk mensosialisasikan pentingnya vaksin. Setiap kegiatan warga seperti hajatan, kegiatan kumpulan warga bahkan, di setiap masjid seusai sholat dan kegiatan yasinan disinggung tentang pentingnya vaksin. Trik sosialisasi itu sudah dilakukan selama dirinya menjabat sebagai Lurah Bandar Jaya Barat.
“Meskipun salah jalurnya, tapi disitulah kesempatan kita untuk mensosialisasikan vaksinasi,” ucapnya.
Aktifitas warga Bandar Jaya Barat yang kebanyakan di pasar diakui Pebri menjadi kendala tersendiri Karena waktu warga banyak dihabiskan di pasar. Lalu dia mensiasati untuk berkeliling menyambangi warga di malam hari.
Saat disinggung kenapa tidak digelar kegiatan vaksinasi di dalam Bandar Jaya Plaza (BJP), Pebri mengakui dilema. Karena BJP berada di wilayah Kelurahan Bandar Jaya Timur. Sedangkan kegiatan vaksinasi di Kelurahan Bandar Jaya Barat sering bersamaan dengan Kelurahan Bandar Jaya Timur.
“Pas tidak bareng (gelar vaksinasi) saya pasti woro-woro. Kalau pas bersamaan kami tidak mungkin melakukan woro-woro karena pasar (BJP) di wilayah Kelurahan Bandar Jaya Timur,” jelasnya.
Kegiatan vaksinasi di Kelurahan Bandar Jaya Barat dikatakan Pebri, akan digelar hari Kamis 28 Oktober besok di Balai Kelurahan setempat. Disiapkan 300-400 vaksin Sinovac tahap 1 dan tahap 2. Kegiatan vaksinasi dimulai pukul 09.00 wib.
Kepada warga Bandar Jaya Barat Febrianti berpesan agar mau di vaksin. Bagi yang belum pernah divaksin agar membawa foto copy KTP. Untuk yang mau divaksin tahap 2 membawa surat vaksin tahap 1.
Untuk selanjutnya, Pebri akan jemput bola ke lingkungan di Kelurahan setempat. Menggelar kegiatan vaksinasi dengan mendatangi warga di setiap lingkungan agar target vaksinasi tercapai. (Willy Dirgantara)







