Pasaman Barat (Matarajawali.id) – Rencana pembangunan Pabrik Paving Blok PT Primaindo Agung Perkasa Abadi mendapat dukungan luas dari masyarakat Nagari Muaro Kiawai Barat, Kecamatan Gunuang Tuleh, Kabupaten Pasaman Barat. Dukungan itu mengemuka dalam acara sosialisasi tatap muka yang digelar perusahaan, Sabtu (13/6/2024).
Acara dihadiri Pimpinan Perusahaan Syahrul Es Andrew Lou, Anggota DPRD Provinsi Sumbar Khairul Simanjuntak, Kapolsek Gunuang Tuleh Iptu Adrean Prov, Babinsa Gunuang Tuleh Siregar, Camat Gunuang Tuleh Ferdinan Ujang, perwakilan Wali Nagari Muaro Kiawai Barat Roni Braja, Kepala Jorong Hamdiko, Ketua Pemuda Hartono, Ninik Mamak, Alim Ulama, tokoh masyarakat, dan bundo kanduang.
Dalam sambutannya, Syahrul Es Andrew Lou menjelaskan sosialisasi bertujuan menyampaikan informasi terbuka tentang rencana usaha, manfaat, serta dampak yang mungkin timbul. Sekaligus menampung aspirasi langsung dari warga sebagai wujud komitmen transparansi.
Ia memaparkan secara rinci:
1. Lokasi rencana pembangunan pabrik
2. Jenis bahan baku dan proses produksi
3. Potensi manfaat ekonomi dan sosial bagi lingkungan sekitar
4. Rencana pengelolaan lingkungan dan upaya pencegahan dampak negatif
5. Rencana penyerapan tenaga kerja lokal
Camat Gunuang Tuleh, Ferdinan Ujang, memberi dukungan penuh. Menurutnya pabrik ini diharapkan memberi kontribusi nyata: membuka lapangan kerja untuk warga sekitar, meningkatkan perekonomian daerah lewat perputaran usaha dan pajak daerah, serta menyediakan bahan bangunan lokal berkualitas dengan harga terjangkau.
Perwakilan Wali Nagari Muaro Kiawai Barat menyampaikan harapan terkait jaminan keamanan lingkungan, prioritas tenaga kerja warga setempat, dan pengelolaan pabrik agar tidak mengganggu kenyamanan permukiman. Ia meminta pengembang mencatat seluruh masukan dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk kajian lebih lanjut.
Acara ditutup dengan doa bersama dan makan bersama. Sosialisasi akan dilanjutkan dengan pertemuan berikutnya bila diperlukan, agar semua pihak mendapat informasi jelas dan pembangunan berjalan selaras dengan kepentingan masyarakat. (*)







