Aksi Curanmor di Kota Metro Semakin Merajalela

Foto: Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali terjadi di Kota Metro. Kali ini, satu unit Honda CRF 150 warna hitam milik BAP (17). (Ist)

Metro (matarajawali.id)- Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali terjadi di Kota Metro. Kali ini, satu unit Honda CRF 150 warna hitam milik BAP (17), yang masih baru dan belum memiliki pelat nomor, berhasil digondol pelaku. Sementara itu, satu unit Honda Beat Street warna hitam milik IS (17) berpelat BE 2792 CBK gagal dibawa kabur.

Peristiwa tersebut terjadi di rumah kos milik Ibu Suhariyati, di Jalan Gunung Semeru, Kelurahan Yosorejo, Metro Timur, pada Senin (13/10/2025) sekitar pukul 01.15 WIB. Saat kejadian, kedua korban sedang berbincang bersama teman-temannya di dalam rumah.

Menurut keterangan korban, BAP mengaku sangat terkejut ketika hendak pulang dan mendapati motornya sudah tidak berada di tempat parkir. Begitu pula motor milik IS yang semula juga raib dari teras.

“Saya panik waktu lihat motor sudah tidak ada. Padahal sudah dikunci stang,” ujar BAP.

Tak lama kemudian, mereka bersama teman-temannya keluar rumah dan mendapati motor milik IS tergeletak di halaman dengan kondisi kunci rusak, sedangkan motor Honda CRF milik BAP sudah benar-benar hilang.

Penjaga kos, Gatot, mengatakan bahwa tak lama setelah kejadian, mobil patroli polisi melintas, dan para korban langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Metro Timur.

“Kami langsung lapor ke polisi. Warga di sini makin resah karena maling sekarang makin berani. Mereka nggak cuma di parkiran, tapi sudah berani masuk ke rumah,” kata Gatot.

Aksi curanmor yang terjadi ini kembali menegaskan bahwa kondisi keamanan di Kota Metro semakin memprihatinkan. Para pelaku kini berani beraksi dengan cara cepat dan rapi, bahkan di tengah permukiman padat dan saat penghuni masih terjaga.

Masyarakat berharap aparat kepolisian segera bergerak cepat memburu pelaku, mengungkap jaringan pencurian motor, serta meningkatkan patroli di titik-titik rawan kejahatan.

Kondisi ini menjadi alarm keras bagi aparat keamanan, bahwa rasa aman warga Metro kini benar-benar terancam. Bila tidak segera ada tindakan tegas, bukan tidak mungkin aksi curanmor di Kota Metro akan semakin merajalela dan menggerus kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum. (Red)

BAGIKAN