IMM Metro Serukan Aksi “September Gelap”, Angkat Isu Sampah hingga Transparansi Anggaran

Foto: IMM Metro Serukan Aksi “September Gelap”, Angkat Isu Sampah hingga Transparansi Anggaran. (ars)

METRO (matarajawali.id)– Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) se-Kota Metro bersama masyarakat akan menggelar aksi bertajuk “September Gelap” pada Kamis, 4 September 2025. Aksi tersebut akan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB dengan titik kumpul di Kampus 1 UM Metro, kemudian menuju ke Gedung DPRD Kota Metro.

Dalam seruannya, IMM membawa sejumlah tuntutan strategis, terutama terkait persoalan lingkungan, ketenagakerjaan, serta transparansi anggaran daerah.

Pada isu lingkungan, IMM menekankan pentingnya penyelesaian masalah sampah dan peran pelaku usaha dalam pengelolaannya. Mereka mendorong adanya pelatihan sadar sampah bersama stakeholder, penegakan aturan penggunaan non-plastik/totebag, penerapan program 3R (reduce, reuse, recycle), serta pelibatan tenaga kesehatan dan Dinas Kesehatan.

Selain itu, IMM juga menyoroti persoalan beras oplosan yang disidak oleh Wakil Wali Kota Metro bersama Dinas Perdagangan. Mereka mendesak tindak lanjut yang tegas dan transparan terhadap hasil laboratorium serta pernyataan resmi pihak terkait.

Tuntutan lain yang diangkat adalah terkait kejelasan anggaran Tenaga Harian Lepas (THL) dan dugaan manipulasi data pada prinsip korupsi di APBD. IMM menekankan perlunya investigasi dan audit terbuka atas penggunaan dana tersebut.

Sementara dalam persoalan gaji honorer, IMM meminta penyaluran dana dilakukan tepat sasaran. Mereka menuntut DPRD untuk mengawasi dan menindak tegas oknum yang terbukti menyelewengkan anggaran.

Tak hanya itu, IMM juga mendorong evaluasi atas 10 paket strategis program Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro. Mereka menegaskan perlunya bukti nyata dan transparansi atas realisasi program-program tersebut.

Dari pantauan di lokasi pedemo ditemui langsung oleh Walikota, Wakil Walikota Metro Beserta anggota DPRD Kota Metro.

Aksi ini diharapkan menjadi momentum bagi mahasiswa dan masyarakat Metro untuk menagih komitmen pemerintah daerah dalam menjalankan pemerintahan yang bersih, transparan, serta berpihak pada kepentingan rakyat. (ars)

BAGIKAN