SMPN 3 Metro Akui Ada Pungutan, Kepsek: Uang Akan Segera Dikembalikan

Salah satu Wali murid SMPN 3 Metro (Kanan) Berbaju Warna Merah dan Kepala Sekolah SMPN 3 Metro. (ars)

Metro (matarajwali.id)– Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Metro mengakui bawah ada penarikan uang sebesar Rp.250.000 yang rencananya akan digunakan untuk acara perpisahan di sekolah tersebut. Kamis (22/05/2025).

Salah satu walimurid juga memaparkan, penarikan uang ke siswa dirinya mengaku mengetahui.

“Pada intinya yang melakukan pemungutan  itu bukan pihak sekolah, saya juga tidak mau membela sekolah, tapi pungutan itu inisiatif dari siswa yang akan melakukan acara perpisahan, “Jelasnya

Kalau untuk kwitansi dan cap SMPN3 itu memang benar dirinya yang menyarankan, karna begini, agar anak-anak bisa bertanggung jawab. Apa yang diterima harus ada tanda buktinya.

” Logis gituloh, jangan hanya di tulis, kalau ada kwitansi jelas, “Kata salah satu walimurid SMPN3

Dirinya juga menegaskan, kegiatan yang dilakukan ini bertujuan baik, seperti bakti sosial dengan mengundang anak-anak yang kurang beruntung untuk berbagi suka dengan pihak sekolah.

Sementara itu Kepala Sekolah SMPN 3 Metro Lusi Adriyani mengaku mengetahui adanya penarikan uang perpisahan diawal Bulan Mei dikarenakan siswanya melapor terkait kegiatan perpisahan tersebut, itu Sebelum beritanya dari temen-temen muncul, Dirinya juga mengaku kaget dikarenakan adanya pungutan uang ke para siswa untuk kegiatan perpisahan.

“Sebelum beritanya muncul itu saya taunya, karna anak didiknya melapor. kita sudah minta semua uang yang sudah ditarik dari para siswa  agar segera dipulangkan,” Paparnya

Pihak Komite SMPN 3 Metro Amanto terkait pungutan sebesar Rp.250.000 ia mengaku tidak ada rapat dengan wali murid, siswa ini rapat sendiri dengan inisiatif mereka sendiri.

“Kalau untuk rapat dengan wali murid tidak ada, kita belum lakukan itu,” Kata dia

Ditempat yang sama mewakili Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kota Metro Fezal Aferizal Fungsional Dinas Pendidikan Fatwa Rizani mengatakan, hanya menengahi saja kalau memang adanya pungli nanti pihak Dinas akan melakukan tindakan.

” Tadi kronologisnya sudah di jelaskan oleh pihak sekolah dan murid, setelah usai nantinya perkembanganya saya akan melapor kepada Kepala Dinas terkait permaslahan ini, ” Pungkasnya (ars)

BAGIKAN