Metro (matarajawali.id)- Terkait adanya dugaan pengunan anggaran tumpang tindih bersumber dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Tahun 2023 di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 8 pihak Dinas Pendidikan Kota Metro terkesan menghindar dan tak mau merespon persoalan tersebut. Rabu (05/03/2025).
Sementara itu menurut data yang di himpun Matarajawali.id dana BOS yang diterima oleh SMPN 8 Kota Metro sebesar Rp 242.550.000 tahap pertama tanggal Pencairan 21 Maret 2023 anggaran yang digunakan untuk PPDB sekitar Rp.9.100.000 dan anehnya di tahap kedua pencairan tanggal 25 Juli 2023 denga Dana Bos yang diterima Rp.242.550.000 ditemukan pengunaan anggaran untuk kegiatan yang sama yakni PPDB sekitar Rp. 38.286.500.
Kabid Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Metro Fezal Aferizal, setelah sekian lama chatting melalui via WhatsApp dirinya Engan memberikan klarifikasi terkait pertanyaan dari media matarajawali.id.
“Tidak saya izinkan chat diatas anda masukkan dalam berita,” singkatnya
Sebelumnya diberitakan matarajawali.id Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 8 Kota Metro Berdalih bahwa tidak ada pencairan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada tahun 2023 diguna untuk Kegiatan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dua kali tahap pencairan. (04/03/2025).
Dijelaskan Kepala Sekolah SMPN 8 Metro Lilik Firdayati membantah bila ada pencairan dua kali untuk kegiatan PPDB di sekolahnya.
“Tidak ada itu, kegiatan PPDB cuma sekali, saya lagi tidak di sekolah kalau nanti di sekolah saya tunjukan datanya,” pungkasnya
(ars)







