SMPN 6 Metro Terkesan Tertutup Terkait Penggunaan Dana BOS

Foto: Ilustrasi BOS

Metro (matarajawali.id)- Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 6 Kota Metro terkesan tertutup terkait realisasi penggunaan Dana Operasional Sekolah (BOS). Hal ini terungkap ketika tim media mencoba mengkonfirmasi penggunaan dana BOS untuk kegiatan pengembangan perpustakaan dan kegiatan pembelajaran serta ekstrakurikuler. Selasa  (11/02/2025)

Menurut data yang dihimpun, penggunaan dana BOS untuk pengembangan perpustakaan di tahun 2023 mencapai Rp15.940.000 dan Rp86.671.200 untuk tahap kedua. Sementara itu, di tahun 2024, penggunaan dana BOS untuk pengembangan perpustakaan mencapai Rp53.953.400 untuk tahap pertama dan Rp10.536.000 untuk tahap kedua.

Penggunaan dana BOS untuk kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler juga mencapai angka yang cukup besar. Di tahun 2023, penggunaan dana BOS untuk kegiatan tersebut mencapai Rp55.720.000 dan Rp56.355.300 untuk tahap kedua. Sementara itu, di tahun 2024, penggunaan dana BOS untuk kegiatan tersebut mencapai Rp19.855.000 dan Rp69.245.000 untuk tahap kedua.

Pihak sekolah juga tidak bersedia memberikan keterangan tentang penggunaan dana BOS untuk kegiatan tersebut. Saat ditanya, pihak sekolah mengatakan bahwa Kepala Sekolah tidak ada di kantor dan masih dinas luar.

Ketika ditanya tentang penggunaan dana BOS, pihak sekolah tidak bisa dikarenakan kepala sekolah Dinas Luar.

Waka Kesiswaan Lady mengatakan,  bahwa tidak berani memberikan foto perpustakaan karena tidak ada pimpinan dan belum ada izin.

Sementara itu, Kabid Dikdas Fezal Aferizal mengatakan bahwa penggunaan dana BOS sesuai dengan perencanaan anggaran yang telah ditetapkan di sekolah masing-masing. (ars)

BAGIKAN