Lubuk Linggau (matarajawali.id)- Buntut sering terjadi pemadaman listrik, warga di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) menuntut PLN ULP Musi Rawas Utara mengganti semua kerugian yang di alami masyarakat akibat pemadam listrik secara bergilir dan tiba -tiba.
Warga yang tergabung di Aliansi Pemuda Mahasiswa Muratara Bersatu Bersama Rakyat, menggelar audiensi bersama Komisi III DPRD Musi Rawas Utara yang dihadirkan PLN ULP Muratara, Lubuk Linggau dan Sarolangun di Hotel Grand Zuri Kota Lubuk Linggau (29/2/24),”Kamis pagi.
Dalam audiens tersebut warga kecewa dengan kinerja PLN ULP Musi Rawas Utara, sejak beberapa tahun terakhir melakukan pemadaman listrik hampir setiap hari dengan waktu yang lama.
Dalam tuntutannya warga meminta pimpinan PLN memberikan kompensasi kepada warga selama listrik tidak stabil serta ganti rugi alat elektronik yang rusak.
Sementara itu dari audiensi ini, pihak PLN menerima keluhan masyarakat, berdasarkan notulen rapat, pihak PLN ULP Muratara akan melakukan percepatan pembersihan jalur listrik di kecamatan Karang Jaya yang sedang berlangsung dan akan ditambahkan personal pada tanggal 08 maret 2024 sebagai langka untuk percepatan penyelesaian gangguan listrik.
Dipertengahan bulan Maret 2024 PLN ULP Muratara akan menyelesaikan pembangunan kantor PLN ULP Muratara
Lihat juga
Satbrimob Polda Sumsel Batalyon B Pelopor Tingkatkan Patroli Malam di KPU dan Bawaslu
Danyon Satbrimob Polda Sumsel Batalyon B Pelopor Hadiri Penandatanganan (MOU) antara Pemkot Lubuklinggau dengan Pemkab Empat Lawang
PLN ULP Muratara akan berkoordinasi secara berjenjang kepada UP3 dan UID untuk percepatan pembangunan Gardu Induk yang dimana suda menjadi kontrak unit induk pembangunan
Usai penambahan recloser percabang sebagai relay proteksi untuk mempersempit wilayah yang terdampak padam akibat gangguan yang akan direncanakan Minggu 1 bulan Maret 2024 ke PLN UP3 Lubuk Linggau
PLN ULP Muratara akan melakukan pengecekan ke lapangan terkait ganti rugi peralatan elektronik masyarakat yang rusak di akibatkan oleh padam akibat gangguan pengoperasian berdasarkan data yang di sampaikan oleh masyarakat.
Terkait pengelolaan anggaran pemeliharaan, PLN ULP Muratara hanya menjalankan saja ada pengelolaan anggaran itu dikelola oleh PLN Pusat.
(Red)







