Metro (matarajawali.id)- Terkait Belanja Jasa yang diberikan ke masyarakat melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Metro menghabiskan anggaran BOKB sekitar 800 jutaan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Tahun 2023. Selasa (26/09/2023).
Diketahui dana BOKB salah satunya dipergunakan untuk operasional penurunan stunting diberikan kepada 390 Pendamping Keluaraga (TPK).
Dijelaskan Kepala Dinas P3APPKB Kota Metro Wahyuningsih, dana BOKB itu untuk program Bangga kencananya BKKBN, salah satunya kegiatanya untuk operasional tim kesehatan yakni untuk Kader KB dan kader PKK itu berjumlah 390 orang.
” Anggaran itu digunakan untuk pendampingan keluarga beresiko stunting. Ada tim namanya TPK yang di koordinator dari tim kesehata ada Kader BKKBN dan PKK,” Paparnya
Sebelumnya juga diberitakan matarajawali.id anggaran belanjaa Barang diserahkan masyarakat dalam kegiatan operasional penurunan stunting yang digunakan untuk pembelian sarana atau alat bantu penyuluhan BKB KIT Stunting menghabiskan sekitar Rp. 360.000.000.
Sementara itu Kepala Dinas P3APPKB Kota Metro Wahyuningsih, untuk pembelian alat bantu penyuluh BKB KIT yang berjumlah 20 paket. Sudah melalui mekanisme yang ada, pihaknya juga sudah melakukan konsolidasi dengan pihak pusat terkait perusahan- perusahan yang memenuhi kriteria dalam pembelian alat tersebut.
“Kalau untuk alat bantu itu dipergunakan untuk melatih tumbuh kembang anak dari 0 tahun sampai 5 tahun. Ya intinya alat itu untuk melihat sensorik motorik anak sesuai dengan pertumbuhan,” Kata dia
Sementara itu ia memaparkan, untuk pembagian nantinya akan dilakukan di Posyandu, saat ini belum dilakukan penyerahan dikarenakan masih dalam proses.
“Untuk pembagianya belum dilakukan kan masih dalam proses, kalau untuk barangnya bok besar pokoknya itu untuk mengasah sensorik motorik anak,” Paparnya
Terkait pengadaan itu ia mengaku sudah berkoordinasi dengan Pihak PBJ dan Pihak Kejaksaan. (ars)







