Metro (Matarajawali.id)– Jelang Bulan Ramadan stok minyak goreng dengan merk Minyak Kita atau minyak goreng bersubsidi di Kota Metro berkurang. Hal ini, menyebabkan minyak tersebut mengalami kelangkaan.
Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Metro, Elmanani mengatakan, dari hasil sidak di beberapa distributor Minyak Kita di Bumi Sai Wawai, jumlah stok minyak tersebut sangat terbatas.
“Iya kemarin saya sudah melakukan sidak ke beberapa distributor memang stoknya berkurang. Malah ada distributor yang tidak mempunyai stok minyak tersebut,” kata dia saat diwawancarai, Senin.
Elmanani menjelaskan, dari pengakuan beberapa distributor Minyak Kita di Kota Metro, pasokan minyak goreng tersebut memang berkurang.
Sebab, biasanya dalam seminggu atau 10 hari minimal ada dua kali pengiriman minyak tersebut. Namun, saat ini hanya satu kali pengiriman.
“Karena biasanya dalam seminggu minimal dua kali pengiriman ini hanya satu kali pengiriman,” jelasnya.
Kendati mengalami mengalami kelangkaan, lanjut dia, harga Minyak Kita di Bumi Sai Wawai masih sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET). Bahkan, beberapa distributor menjualnya dengan harga Rp.13 ribu.
“Tetapi ada juga beberapa pengecer yang membeli minyak goreng itu dengan harga Rp.15 ribu sampai Rp.16 ribu,” ucapnya.
Meski produk Minyak Kita berkurang, Elmanani menegaskan minyak goreng lainnya seperti minyak premium aman tersedia.
“Untuk minyak goreng tidak ada kelangkaan karena minyak goreng merk lain masih banyak dipasaran dan ritel modern,” paparnya.
Ia menambahkan, pihaknya berencana akan kembali menggelar bazar murah bahan pokok bekerjasama dengan Bulog dan beberapa distributor di Kota Metro.
“Iya rencananya hari Jumat depan kita laksanakan bazar murah bahan pokok. Kita bekerjasama dengan Bulog dan distributor di Metro termasuk nanti juga menyediakan produk Minyak Kita,” tambahnya. (TIM)







