Tulang Bawang (matarajawali.id)- Miris salah satu rumah warga Kampung Dwi Warga Tunggal Jaya, Kecamatan Banjar Agung, yang jauh dari kata layak.
Rumah yang berdiding batu bata dengan retakan tak beraturan menghiasi rumah Suratinah. Kondisi rumah lebih memprihantinkan dikarenakan atap bocor papan tua lapuk dan kayu penyagah lapuk menghiasi rumah tersebut.
“Rumah ini adalah peninggalan orang tuanya ” karna saya tidak punya uang ,makanya saya tidak bisa untuk memprbaiki Rumah ini, suami hanya sebagai pencari burung di hutan, kadang dapat kadang tidak dapat”, kata Suratinah
Lanjut, sangat berharap sekali uluran tangan dari pemerintah,kami orang susah pak, jangankan bangun rumah ,buat makan aja susah , baru dua bulan ini saya dapat bantuan PKH dan BLT sebelumnya tidak pernah dapat, kecuali Bantuan Covid 19.
Namun dirinya mengucapkan terimakasih sedalam dalamnya kepada Uni Risma , berkat usulan beliau keluarga dibantu oleh Kementerian Balai Besar Bandung, untuk modal usaha dagang ikan ,di pinggir jalan ” Namun saya masih baru belum dapat pelanggan,ya laku 8 kg dalam satu hari,untung 2 ribu per kg,ya dapat lah 16 Ribu perhari buat makan dan jajan anak pak,” tuturnya
Umi tetangga Suratinah mengatakan ,kondisi Suratinah tergolong tidak mampu, maka kami berharap supaya pemerintah dapat membantu.
“Masih ada hungan keluarga, sebenarnya saya tidak tega melihat kondisinya, namun apalah daya saya juga tidak kuasa untuk membantu kondsi saya juga seperti ini, semoga semua pihak bisa ulur tanganya dan kususnya pada Pemerintah Tulang Bawang, lebih peduli dengan kondisi Rumah Suratinah yang tidak layak itu,tuturnya,” pungkasya







