Ketua APDESI Sei Bingai Langkat Diduga Lakukan Pungli

Foto: Ketua APDESI Sei Bingai Langkat Diduga Lakukan Pungli. (Ist)

Langkat (matarajawali.id)- Pengurus Assosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara terus menjadi sorotan warga dan pemberitaan media.

Hal tersebut Terkait maraknya Bimtek dan perogram lainnya yang terus menerus berkelanjutan yang diduga hanya untuk menggerogoti anggran desa dan sebut-sebut pula sebagai penerima pelaksana proyek anggaran Pemkab Langkat yang fantastis jumlahnya.

Salah satu perpanjangan APDESI
Kepala Desa Blinteng
yang dalam kurun waktu tiga bulan pasca menjabat kepala desa, petinggi Apdesi yang notabennya belum jelas statusnya di Apdesi juga memanfaatkan statusnya dengan meminta sejumlah uang kepada kepala desa yang ada di Kecamatan Sei Bingei, yang kegunaannya tak jelas.

Sebelum pelantikan kepala desa dilakukan pada bulan Agustus lalu diduga oknum Ketua Apdesi Kecamatan Sei Bingei yang juga merupakan Kepala Desa Blinteng Kecamatan Sei Bingei Ruben, mengutip uang kepada Kepala Desa se-Kecamatan Sei Bingei sebesar Rp 3000.000/kades dengan alasan percepatan pelantikan.

Saat dikonfirmasi wartawan Ruben beberapa waktu lalu berdalih uang tersebut sebagai uang kas yang nantinya untuk keperluan Apdesi. Namun informasi yang berhasil di himpun wartawan jika Kepala Desa Blinteng sekaligus menjabat Ketua Apdesi Kecamatan Sei Bingei diduga kembali mengutip uang dengan alasan sebagai uang koordinasi buat petinggi Kecamatan, Danramil, Kapolsek sebesar Rp. 1.500.000

Namun saat disinggung oleh awak media kepada beberapa kepala desa yang enggan namanya disebutkan mengenai apakah ada bukti kwitansi pembayaran, beberapa Kepala Desa mengatakan tidak ada.

Sementara Plt Camat Sei Bingai Tuahta Gurusinga SE saat dikonfirmasi oleh awak media terkait kabar yang beredar, Selasa (15/11/2022), membantah dan mengaku jika tidak ada menerima uang tersebut “Saya sudah mendengar adanya pengutipan Apdesi sebesar Rp 4.500.000 dengan dua tahap yang pertama Rp. 3.000.000 dan yang kedua Rp. 1.500.000 untuk uang koordinasi, tetapi sampai saat ini saya tidak pernah mengetahui maksud oknum tersebut, apa lagi ada menerima uang. ” ucap Camat.

Ditempat Terpisah Kapolsek Sei Bingai AKP J Perangi-angin SH ketika dikonfermasi membantah jika ada menerima uang kordinasi dari oknum ketua APDESI tesebut.
” Tidak ada sama sekali ” ujarnya

Sedangkan seorang warga berinisial IT kepada wartawan menyebutkan oknum kades Blinteng yang menjabat ketua APDESI sekaligus petinggi disalah satu media diduga kuat juga bermasalah dalam mengelola dana desa dan bekerjasama dengan rekanan pelaksana proyek APBD langkat yang disebut-sebut milik ketua APDESI Langkat, sehinga proyek yang dikerjakan di desanya banyak yang menuai masalah karna dikerjakan asal jadi dan tidak jelas nilai anggarannya karna tidak ada plank proyek walaupun pengawas di lapangan oknum-oknum suruhan kades.

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut wartawan berkali-kali mencoba menghubungi Ketua Apdesi Sei Bingai Ruben , via Whatshap, namun tidak pernah dibalas hingga berita ini diterbitkan.

Kalangan masyarakat berharap Inspektorat dan Kejari Langkat agar segera memeriksa Ketua Apdesi Kecamatan Sei Bingai Ruben karna mencoreng pemerintahan Kabupaten Langkat.
(Rtar)

BAGIKAN