Keluarga Korban Minta Polres Mesuji Usut Tuntas Pelaku Perampokan Yang Menewaskan Anaknya 

foto: Ayah Korban Perampokan.(Rudianto)

Mesuji (matarajawali.id)–Perampokan dan pembunuhan sopir truk ayam, Jalan poros Desa Margo Jadi Kabupaten Mesuji Timur ,pada Tahun 2020,. Dua Tahun yang silam ,sampai sekarang belum ada titik terang. Selasa (1 November 2022).

Suwandi (45 Th)yang beralamat di moro senang Ayah korban ,menuturkan pada awak media , bahwasanya Tahun 2020 telah terjadi insiden perampok dan pembunuhan, Anaknya yang bernama Anggi( 20 Th).yang merenggut nyawanya, dan juga uang raib dibawa pelaku yang berjumlah Rp. 44,145,000  dengan kejadian tersbut pihak keluarga  melapaorkan kepada pihak Polres Mesuji pada tanggal 27 /12/2020.

LebihLanjut Suwandi , dia sangat terpukul dalam peristiwa ini, karna Anggi ini adalah Anak tua yang menjadi harapan bagi keluarganya, dan di tambah lagi sampai saat ini belum ada kejelasan dan kelanjutan kasus pembunuhan anaknya. kami berharap kepada pihak penegak hukum ,supaya menegkan hukum adil seadilnya yang telah merenggut nyawa anaknya ,air mata Wandi berjatuhan saat ditanya awak media,sambil memeluk istrinya yang bernama Suriati,sudah 2 tahun pak kasus ini.

Ditempat yang sama tatanga korban Warno ,juga menyatakan pada awak media, meminta kepada pihak kepolisian agar mengusut tuntas kasus ini. menegakan Hukum dan keadilan seadilnya,namun semua tidak sesuai dengan harapan, kami dari ognsasi PSHT akan menggelar aksi damai ke Kapolres mesuji,mengawal kasus ini sampai tuntas, karena korban ini adalh warga kami, ungkapnya”

Sementara itu, Penyidik Resum polres Mesuji, BRIPTU Rivaldy Lumban Gaol kepada  Awak media menyampaikan, bahwa berkas ini sudah  pernah dinaikan ke pihak kejaksaan Menggala, oleh penyidik yang lama bernama BRIPTU Gilang Akabr, namun pihak kejaksaan mengambalikan berkas ini agar dilengkpai,(P19) sambil menunjukan berkas tersebut. namun tak berselang kemudian gilang di dimutasi ke Tulang Bawang Barat,sebleum beliau pindah berkas ini dititipan kepada BRIPTU, Fendi Gunawan. namun tidak  lama berselang itu Fendi juga dimutasi.

“Saya pikir berkas ini udah selesai, dan saya sungkan juga itu menanyakan karna beliau ini senior saya, merekapun tidak ada ngasih tau juga ke saya. bahwa berkas ini belum selesai, kemaren lusa Kanit menelpon saya , gimana kasus Hasan, siap Ndan ,saya kaget saya lihat di lemari ternyata berkas masih ada, Petunjuk dari pihak kejaksaan untuk melengkapi berkas itu,ungkapnya,” ujarnya

Lanjut Rivaldi, maka dari itu,saya lansung kerjakan berkas dan melengkapi kekurangan pentunjuk dari pihak ke jaksaan tersebut, meminta keterangan pada saksi debi dan orang tua korban, bukti lainya seperti hasil visum, meminta keterngan dari dari dokter terkait hasil visum itu sendiri. insyaallah berkas se cepat mungki kami kirim ke Jaksaan setelah semua sudah lengkap. (Rudianto/Haris)