Ketua Abdesi Sei Bingai Langkat Jadi Sorotan

Foto: Ilustrasi

Langkat (matarajawali.id)- Terkait dugaan pungli ketua apdesi sei bingai kepada 13 kepala desa yang baru di lantik dari 15 kepala Desa yang ada di kecamatan sei bingai kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara hingga kini terus menjadi sorotan dan tanda tanya.

Sabtu (8/10/2022)

Dari informasi yang berhasil di himpun wartawan jika adanya dugaan pungutan liar sebesar Rp 3 juta bagi 13 kepala Desa sebelum berlangsungnya pelantikan agustus 2022 lalu oleh Kades Belinteng berinisial RB yang menjabat ketua abdesi kecamatan dan juga di sebut-sebut menjabat dewan redaksi salah satu media.

Akhirnya kepala bidang investigasi LP-Tipikor Suwandi lansung angkat bicara kepada sejumlah wartawan dan mengatakan jika pihaknya sudah menerima informasi terkait dugaan pungli yang di lakukan kades tersebut guna mempercepat pelantikan kades yang baru. namun akhir-akhir ini mencuat kembali jika dana tersebut di pergunakan untuk keperluan Desa, misalnya untuk papan bunga dan sebagainya.

Hal ini yang menjadi tanda tanya dan misteri, karna diduga kuat ada kepentingan oknum-oknum tertentu yang memanfaatkan jabatannya demi keuntungan pribadi. ujar Suwandi

Ditambahkan lagi, jika
pungutan tersebut pastinya tidak diatur dalam peraturan namun jika di tanya kepada oknum yang terlibat melakukan pungutan tersebut pasti beralasan jika kesepatakan. padahal diduga untuk kepentingan oknum-oknum tertentu yang memanfaatkan jabatan untuk kepentingan pribadi tadi.

Karna jika sudah kesepakatan dan bukan paksaan kenapa hingga kini permasalahan dugaan pungli tersebut terus mencuat kepermukaan dan menjadi pembicaraan kalangan warga sei bingai.

Diharapkan pihak-pihak terkait melakukan pemeriksaan terhadap oknum-oknum yang di duga melakukan pungli khusunya di kec sei bingai bahkan di kecamatan-kecamatan yang lain di kabupaten Langkat. karna tidak menutup kemungkinan banyak praktik-praktik pungli yang dilakukan oknum-oknun pengurus abdesi dengan alasan yang beragam.

Apalagi hingga saat ini kabupaten Langkat terus menjadi sorotan terkait banyaknya kegiatan-kegiatan dinas luar yang dilakukan kepala Desa dan perangkatnya yang hanya dinilai menghabiskan anggaran.

Bahkan diharapkan pula pemerintah Kabupaten Langkat lebih tegas agar kepala Desa jangan sampai ada rangkap jabatan menjadi wartawan Karna dengan rangkap jabatan menjadi wartawan diduga hanya tameng dalam menjalankan tugas mengelola anggaran didesanya. hal tersebut menjadi perhatian di kecamatan sei bingai selain kepala Desa juga ada berapa perangkat desa yang mengaku-ngaku wartawan. Ujar Suwandi mengakhiri

Terkait semua dugaan yang berhubungan dengan Kepala Desa belinteng RB beberapa kali di konfermasi via pesan whatsapp +62 812-9414-xxxx tidak mau memberikan jawaban walaupun sudah telihat centreng biru dibaca dan di telp juga tidak di terima yang akhirnya dinilai terkesan bungkam.
(Rtar)

BAGIKAN