Kodi Balaghar (matarajawali.id)-Kondisi luar dalam Kantor Kecamatan Kodi Balaghar, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) sangat memprihatinkan. Sebab, beberapa bagian mengalami kerusakan berat. Jika tidak segera diatasi, terancam akan lebih buruk lagi.
Sesuai informasi yang diperoleh media ini, bangunan ini dibangun pada tahun 2012 dan kondisi kerusakan atap, plafon dan dinding kantor ini telah berlangsung sejak lama, yakni sekitar empat tahun yang lalu.
Hal tersebut diketahui, ketika salah seorang tokoh masyarakat Kodi Balaghar memposting di akun Media Sosial Facebook dan Grup WhatsApp, Anselmus Kondo beberapa waktu yang lalu, mengundang banyak perhatian publik. Bahkan sampai saat ini masih menjadi trending topik atau ramai diperbincangkan.
Dimana kerusakan parah terlihat pada bagian atap dan Plafon mengakibatkan terjadinya kebocoran dan meneruskan air hujan ke dalam gedung kantor tersebut.
Apalagi jika terjadi hujan yang disertai angin dan badai. Kian memuluskan jalannya curahan air hujan ke dalam ruangan kantor.
Akibatnya, kelengkapan alat kantor, baik Lemari, Meja, Kursi serta dokumen-dokumen lainnya ikut rusak karena genangannya air hujan.
Selain itu juga, dinding tembok belakang terlihat tinggal rangka. Bahkan dinding tampak depan terlihat usang dan mengelupas.
Ironisnya juga, barang kantor dan alat rumah tangga maupun komputer yang terdapat dibeberapa ruangan pada waktu awal kantor ini dibangun, kini sudah tidak ada.
Hal itu, khususnya warga masyarakat Kecamatan Kodi Balaghar merasa sangat kecewa dan malu. Dimana Kantor Pemerintahan tempat berlangsungnya segala aktivitas pemerintah dan pelayanan kepada masyarakat tidak terawat dan terurus.
Warga berharap dan meminta Pemda SBD bersama lembaga DPRD, merespon cepat atas persoalan itu dan dapat memfasilitasi. Sehingga kantor tersebut bisa direnovasi, melainkan bukan dibiarkan begitu saja.
Jurnalis~”Rovyn Tenge”







