Polres Metro Ungkap Tersangka Penyerangan Mobil Didepan Gedung Sessat

Foto: Polres Metro Ungkap Tersangka Penyerangan Mobil Yang Dikendarai Warga Lamtim. (ars)

Metro (matarajawali.id) — Polres Metro berhasil mengungkap tersangka dalam penyerangan satu unit mobil milik warga Sukadana, Lampung Timur yang terjadi di depan Gedung Sessat Agung pada Minggu, (17/07/2022) yang lalu.

Kapolres Metro, AKBP Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, dari hasil penyelidikan pihaknya kini sudah mengamankan dua pelaku yang terlibat dalam aksi penyerangan tersebut.

“Keduanya kami amankan di Jabung. Dari perbuatan dan fakta-fakta yang kami dapat ini sudah terbukti melakukan pengerusakan, tapi tidak semua yang ada di dalam CCTV jadi pelaku,” kata dia saat ungkap kasus, Senin, 25 Juli 2022.

Dia menambahkan, saat ini pihaknya tengah melakukan pengejaran terhadap sisa pelaku yang saat ini sedang melarikan diri.

“Masih kita dalami lagi dan kita kejar semuanya. Namun, terkait penganiayaan kami belum dapat keterangan dan bukti sama sekali yang terjadi di lokasi hiburan malam akan adanya pengeroyokan atau 351,” tambahnya.

Dia menjelaskan, pihaknya akan berkoordinasi dengan jajaran kepolisian Polda Lampung dalam pengejaran para pelaku pengerusakan atau 170 yang saat ini melarikan diri.

“Penangkapan kemarin kami dibantu oleh Subdit Jatanras Polda Lampung kalau semisal ada petunjuk baru kami akan koordinasi lagi,” ujarnya.

Dua pelaku pengerusakan tersebut diantaranya, IZ alias Jaka (21) warga Desa Simbar Waringin, Kecamatan Trimurjo, Kabupeten Lampung Tengah dan DKP (20) warga Jalan Badak, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Metro Utara. Sementara, tiga tersangka lagi kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) diantaranya Asep, Andi alias TokTok dan Pras alias Kemo.

Diketahui, dari rekaman CCTV yang beredar, terekam jelas detik-detik pengrusakan satu unit mobil jenis Toyota Vios yang dikemudikan Rifki Apriansyah (19) warga Jalan Karang Siyo, RT 10 RW 04, Kelurahan Negara Nabung, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Lampung Timur dikepung puluhan orang tidak dikenal.

Berdasarkan pengakuan korban, peristiwa itu bermula dari keributan di salah satu tempat hiburan malam di Bumi Sai Wawai. Rifki Apriansyah yang mengaku sebagai korban dugaan percobaan pembunuhan melarikan diri ke Mapolres Metro setelah dikepung puluhan orang tidak dikenal yang menghancurkan mobilnya. (Red)