Kades Kendu Wela: Pastikan Warga Belum Menerima BLT Masuk di Data Perubahan Tahap Tiga

Foto: Kades Kendu Wele: Pastikan Warga Belum Menerima BLT Masuk di Data Perubahan Tahap Tiga. (Rovyn Tenge)

Kodi Utara (matarajawali.id)-Kades Kendu Wela,Dominika Ndada Pely, memastikan KK yang belum tercover namanya di data Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa tahun 2022 akan masuk dalam data perubahan ditahap ke tiga.

Sebelumnya Kades menjelaskan, hari ini kita telah melaksanakan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Tahap dua untuk tiga bulan (April, Mei, Juni) kepada 348 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan besaran per bulannya, Rp.300 ribu di Kantor Desa Kendu Wela, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Selasa (21/6/2022),” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, diawal tahun 2019 kami sudah rekap nama-nama penerima BLT-DD dan tidak membutuhkan NIK. Namun didalam perjalanan ada perubahan regulasi dari pusat, dimana setiap penerima BLT-DD mengharuskan ber- Nomor Induk Kependudukan.

“Sehingga dilakukan rekapan ulang dengan syarat harus Kartu Keluarga asli. Dan pada saat itu kami melakukan pengumpulan KK melalui Kepala Dusun, RT/RW yang bersangkutan tidak mengumpulkan. Jadi yang ada nomor NIK yang kita kasih masuk sebagai penerima BLT-DD. Karena mengingat juga jumlah KK Desa Kenduwela sangat banyak, dimana 808 KK dan 4023 jumlah jiwa. Jadi ini merupakan kekeliruan kami,”ungkapnya.

Jadi simpulnya, terkait yang belum tercover namanya tetapi masuk dalam kriteria dan skala perioritas, ditahap ketiga kita akan melakukan perubahan, dan namanya akan masuk dalam daftar penerima BLT-DD. Apalagi banyak penerima bantuan ganda yaitu, BPNT,”ujarnya.

Harapan saya, Pandemi ini cepat berakhir, sehingga dana desa lebih difokuskan melalui program fisik untuk mensejahterakan masyarakat. Terkait yang belum tercover nama sebagai KPM BTL-DD ditahun ini, kami sudah pastikan, mungkin tinggal yang baru kawin saja yang belum terdata namanya,”pungkasnya

Disamping itu juga, Pelipis Pati Bengo, Dusun IV Mada Endo, Desa Kenduwela, ia mengatakan ditahun 2021 satu kali saja saya menerima bantuan tersebut. Padahal sudah lama saya masukan KK asli melalui Kepala Dusun, tetapi ditahun ini, sama sekali saya tidak menerima lagi. Sementara kalau ikuti secara kriteria dan skala perioritas, saya layak, karena saya belum sama sekali tersentuh oleh bantuan lainnya,”jelasnya.

Harapan kami, seperti yang disampaikan oleh Ibu Kades, semoga ditahap berikut nama-nama kami sudah bisa tercaver sebagai penerima,”harapnya.

Jurnalis~”Rovyn Tenge”