
Tambolaka (matarajawali.id)- Akan berlangsungnya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024 mendatang. Partai Golongan Karya (Golkar) membocorkan sejumlah nama untuk dijadikan Bakal Calon (Becalon) Bupati Sumba Barat Daya (SBD), salah satunya merupakan Perwira menengah pangkat Kolonel TNI Angkatan Udara (AU). Sabtu (7/5/2022)
Dari sejumlah nama yang disebutkan oleh Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi NTT, namanya masuk dalam daftar yang siap dijadikan Bakal Calon Bupati oleh Partai Golkar. Kolonel TNI-AU, Gerardus Maliti dua nama lainnya, Marthen Christian Taka (Wakil Bupati SBD), dan Tony Umbu Zaza (Ketua DPD I Partai Golkar SBD).
Menanggapi hal tersebut Kolonel TNI-AU, Gerardus Maliti mengucapkan, berterimakasih telah didukung oleh partai Golkar, jalan semakin terang. Tetapi keberhasilan tidak bisa dilihat atau dijamin hanya dari satu sisi saja.
“Namun untuk mencapai semuanya, tentu membutuhkan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat, jadi sekarang kita tinggal menunggu bagaimana respon positif dari masyarakat itu sendiri. Karena untuk memenangkan misi dalam perhelatan politik penentunya ada ditangan rakyat,” jelasnya
Artinya, jika alam merestuinya dan masyarakat konsisten mendukungnya untuk maju dalam kontestasi Pilkada di 2024 mendatang, atas nama pribadi dan keluarga, siap bertarung.
Ia juga mengatakan, terkait hal yang ingin dicapai kedepannya, tentunya untuk membangun SBD yang lebih baik.
“Apalagi Kabupaten SBD saat ini, merupakan gerbang utama masuknya pariwisata. Hal semacam ini, tentu sangat membutuhkan pembenahan, baik itu melalui penataan tata ruang kota, meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat lokal, sehingga para wisatawan merasa nyaman yang akan berkunjung ke Pulau Sumba, terutama di SBD.
“Hal berikutnya, mendayagunakan tokoh Pemuda, tokoh Agama, Tokoh Adat, dan tokoh masyarakat dalam hal membangun sesuai dengan nilai-nilai budaya yang ada di SBD,”tandasnya.
Tetapi untuk mencapai dari semua itu, tentu tidak mudah. Tetapi harus memiliki jaringan yang luas dan mobilitas yang tinggi, sehingga memudahkan untuk mengajak para wisatawan dan donatur, kontribusinya tentu untuk kepentingan membangun wilayah SBD”ungkapnya.
Dirinya juga mengatakan, saya bukan bagian dari masa lalu yang pernah menciptakan masalah bagi masyarakat.
“Artinya pemimpin itu, hadir untuk menyelesaikan masalah, melainkan bukan menciptakan masalah,”tutupnya.
Jurnalis~”Rovyn Tenge”






