Pemkot Metro dan Provinsi Lampung Gelar Pasar Murah

Foto: Pemkot Metro dan Provinsi Lampung Gelar Pasar Murah. (ars)

Metro (matarajawali.id)-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Metro mengadakan pasar murah bagi masyarakat di Bumi Sai Wawai.

Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi mengatakan, pasar murah ini dilakukan berdasarkan program kerja Disperindag Provinsi Lampung terkait pelaksanaan pasar murah bersubsidi.

“Pasar murah bersubsidi ini dilakukan sebelum hari raya Idul Fitri 1443 hijriah. Kami lakukan di lapangan Mulyojati, Metro Barat,” kata dia, Jumat, 22 April 2022.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Lampung, Elvira Umihanni mengatakan, dalam pasar murah kali ini pihaknya menyiapkan 1500 paket sembako untuk dilakukan tebus murah.

“Karena ini masih pandemi covid-19 jadi kami gunakan paket. Satu paket yang terdiri dari 5 kg beras, 1 kg gula, 1 kg tepung terigu, dan minyak satu liter,” kata dia.

Dia menambahkan, dalam tebus murah ini pihaknya memberikan subsidi Rp 45 ribu disetiap penebusan satu paket sembako.

“Kalau harga pasar nya itu bisa mencapai Rp 120 ribu, dan ini masyarakat hanya menebus Rp 75 ribu atau masyarakat bisa menghemat Rp 45 ribu. Ini bentuk perhatian Pemprov Lampung dan Pak Gubernur untuk membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat,” tambahnya.

Dalam pasar murah ini pendistribusian dibantu oleh pamong dan didistribusikan ke 22 kelurahan.

“Jadi dalam 1 kecamatan ada 300 paket,” ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Metro, Herry Wiratno. Pasar murah ini merupakan gabungan antara geliat pasar Agro Ceria yang menyediakan bahan pangan produksi lokal.

“Untuk sembako selain yang bersumber dari Pemprov Lampung kita siapkan produk lokal juga. Kita ada 1000 paket isinya 5 kg beras, 1 kg terigu dan satu liter minyak goreng. Bisa di tebus dengan harga 81.500 dari harga semula 101.500, artinya kita mensubsidi 20 ribu per paket,” kata dia. (ars)