Kabupaten SBD Terpilih Dalam Pelaksanaan Opster TNI

Foto: Kabupaten SBD Terpilih Dalam Pelaksanaan Opster TNI. (Rovyn Tenge)

Tambolaka (matarajawali.id)- Tujuan dari Operasi Teritorial (Opster) TNI upaya untuk membantu pemerintah dalam mensejahterakan masyarakat melalui pembangunan maupun bantuan lainnya untuk masyarakat.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Loppo Rujab Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Desa Payola Umbu, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten SBD sekitar pukul 10.00 WITA yang diikuti oleh 52 orang peserta dan kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Dandim 1629/SBD.

Dalam sambutannya, Bupati SBD, dr. Kornelius Kodi Mete, mengatakan, Kabupaten SBD mendapatkan kesempatan istimewa dari TNI untuk melaksanakan Opster dan momentum ini tidak akan disiasiakan ikut gabung bebas malaria, bebas stunting, penanganan Covid-19, dan bebas dari Tuberkulosis (TBC) serta sarana air minum.

“Opster membawa dampak yang sangat baik yang akan membangun kesejahteraan masyarakat dengan adanya Opster ini apa yang kita bangun akan awet dan tidak akan ada yang berani merusak karena infrastruktur ini dibangun bersama TNI, selama ini banyak yang telah kita bangun tetapi ada warga yang merusaknya,” jelasnya

Lebih lanjut, dengan adanya benih ikan lele sehingga bibit lele di SBD ini murah dan memberikan peluang bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di SBD sehingga dapat mensejahterakan masyarakat.

” Kami berharap dengan adanya Opster ini, dapat mewujudkan Kabupaten SBD menjadi daerah wisata, setidaknya mendekati bahkan menjadi kenyataan, sehingga terjadi kesetaraan bagi Masyarakat SBD,”kata dia

Demikian diungkap oleh Dandim 1629/SBD, Letkol Infantri Alfat Denny Andrian, Dalam sambutanya mengatakan Opster ini dilaksanakan oleh TNI dalam satu tahun sekali dan satu tempat. SBD terpilih untuk melaksanakan Opster tahun 2022.

Kegiatan ini merupakan Iven Nasional, sasarannya ada dua, sasaran fisik dan non fisik bersamaan dengan opster akan ada juga program Pompa Hidram sekala besar ( 10 pompa) di Watu Wonang.

Sasaran fisik diantaranya, pembangunan TPQ/ Mushola Darul Jannah di Desa Radamata, Kecamatan Kota Tambolaka, Rehab Gereja Stasi Tanggu Dendo, Paroki ST. Paulus Ande Ate, Kecamatan Kodi Utara, dan pembukaan jalan baru dari Desa Kalowa, Kecamatan Kota Tambolaka menuju Desa Taworara, Kecamatan Wewewa Barat.

Sedangkan Sasaran non fisik, penyuluhan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Covid-19 atau serbuan Vaksinasi, penyuluhan stunting, penyuluhan Anti Narkoba dan kenakalan Remaja, penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela Negara, penyuluhan Pertanian, Perkebunan dan Pertanian serta penyuluhan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

“Dan kegiatan opster ini akan berjalan selama 60 hari. Panglima TNI akan datang langsung kesini. Dan kegiatan ini menjadi promosi Pariwisata di SBD karena akan diekspose oleh Media Nasional, sehingga bisa mendatangkan wisatawan dan dapat mensejahterakan masyarakat,”tutupnya.

Jurnalis~”Rovyn Tenge”